Peran Gembala Sidang Dalam Mengajar Dan Memotivasi Untuk Melayani Terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda

Authors

  • Talizaro Tafonao Sekolah Tinggi Teologia Kadesi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.46445/ejti.v2i1.85

Keywords:

Pastor, Teaching, Motivating, Spiritual, Youth

Abstract

Talizaro Tafonao, The Role of Pastors In Teaching And Motivating To Serve Against Youth Spiritual Growth. One important indicator that must be known by young people is to understand the duty of the pastor as a teacher and a motivator. Through this paper, researchers describe the duties of a pastor in teaching and motivating young people to engage in ministry. In finding the answers of this study, researchers used quantitative research methods with descriptive research type. After conducted field research and data processing using SPSS 19 program with the result are: First, Based on correlation analysis (r) Spearmen model, then obtained correlation analysis results that there is correlation between the influence of the role of pastor in teaching with spiritual growth of youth GKII Shalom Kalasan of 0.461. Second, Based on correlation analysis results (r) Spearmen model, then obtained correlation analysis results that there is a correlation between the influence of the role of pastor in teaching with spiritual growth of GKII Shalom Kalasan youth by 0.619. Third, Based on correlation analysis result (r) Spearmen model, then obtained correlation analysis result that there is correlation between influence of role of pastor in teaching and motivating youth to serve with spiritual growth of GKII Shalom Kalasan youth equal to 0,526. The hypothesis in this research is that there is influence of the role of pastor in teaching and motivating young people to serve the spiritual growth of GKII youth Shalom Kalasan. Based on the above analysis, the hypothesis is accepted.


Talizaro Tafonao. Peran Gembala Sidang Dalam Mengajar Dan Memotivasi Untuk Melayani Terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda. Salah satu indikator penting yang harus diketahui oleh kaum muda adalah memahami tugas gembala sidang sebagai pengajar dan motivator. Melalui tulisan ini peneliti mendreskripsi tugas seorang gembala sidang dalam mengajar dan memotivasi kaum muda untuk terlibat dalam pelayanan. Dalam menemukan jawaban penelitian ini maka peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Setelah dilakukan penelitian lapangan serta pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 19 dengan hasil adalah: Pertama, Berdasarkan hasil analisis korelasi (r) model Spearmen, maka diperoleh hasil analisis korelasi bahwa ada korelasi antara pengaruh peran gembala sidang dalam mengajar dengan pertumbuhan rohani pemuda GKII Shalom Kalasan sebesar 0,461. Kedua, Berdasarkan hasil analisis korelasi (r) model Spearmen, maka diperoleh hasil analisis korelasi bahwa ada korelasi antara pengaruh peran gembala sidang dalam mengajar dengan pertumbuhan rohani pemuda GKII Shalom Kalasan sebesar 0,619. Ketiga, Ketiga, Berdasarkan hasil analisis korelasi (r) model Spearmen, maka diperoleh hasil analisis korelasi bahwa ada korelasi antara pengaruh peran gembala sidang dalam mengajar dan memotivasi kaum muda untuk melayani dengan pertumbuhan rohani pemuda GKII Shalom Kalasan sebesar 0,526. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada pengaruh peran gembala sidang dalam mengajar dan memotivasi kaum muda untuk melayani terhadap pertumbuhan rohani kaum muda GKII Shalom Kalasan. Berdasarkan analisis di atas, hipotesis tersebut diterima.

References

Agan, Lie. 2016. Wawancara, Gembala Sidang Gereja Kemah Injil Indonesia Shalom, Minggu 16 Maret, Yogyakarta.

Alkitab, 2008. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Arikunto, Suharsimi. 1997. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta, Penerbit Rineka Cipta.

Ayub, Ranoh. 2011. Kepemimpinan Kharismatis-Tinjauan Teologis atas Kepemimpinan Kharismatis Sukarno. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Blaiklock, E.M. 1981. Surat-surat Penggembalaan. Malang: Gandum Mas

Departeman Pendidikan dan Kebudayaan. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Everett, F. Harrison. 2008. Tafsiran Alkitab Wycliff, Vol. 3: Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas.

Hamalik, Oemar. 2007. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hardono, Marsudi. 2003. Pelajaran Kelompok Sel. Jakarta: GBI. Sungai Yordan.

Homrighausen, E.G. & I.H. Enklaar. 2004. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Kinnaman, David. 2011. You Lost Me: Mengapa Orang Kristen Muda Meninggalkan Gereja Dan Memikirkan Ulang Tentang Iman Mereka, Malang: STT ALtheia.

Lebar, Lois E. 2006. Education That Is Christian-Proses Belajar Mengajar Kristiani & Kurikulum yang Alkitabiah. Malang: Gandum Mas.

Mardalis. 2003. Metode Penelitian, Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.

Margono. S. 1997. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

McDermott, Gerald R. 2001. Mengenali 12 Tanda Kerohanian Sejati. Yogyakarta: Andi Offset Yogyakarta.

Moulton, Haroul K. 2009. Lesikon Analitis Bahasa Yunani Yang Direvisi, Pen. Robert Leland dan Stanley Pouw. Yogjakarta: Randa’s Family Press.

Nanang, Martono. 2010. Statistik Sosial: Teori dan Aplikasi Program SPSS. Yogyakarta: Gava Media.

Nubantimo, Ebenhaizer I. 2009. Aku memahami yang aku iman. Jakart: Gunung Mulia.

Nygren, A. 1982. Agape and Eros. London: SPCK.

Priyatno, Dwi. 2009. Mandiri Belajar SPSS. Yogyakarta: Mediakom.

Rice, Howard. 2006. Managemen Umat. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Roberts. 1988. Hidup Suci: Panggilan Bagi Setiap Orang Kristen, Bandung: Lembaga Literatur Baptis.

Rudy, Budiman. 2008. Tafsiran Alkitab Surat-Surat Pastoral I & II Timotius dan Titus. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Sanders, J. Oswald. 2006. Kepemimpinan Rohani. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Sedjaya. 2004. “Kepemimpinan Kristenâ€, Jakarta: Kairos.

Sidjabat, B.S. 2011. Mengajar secara profesional. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Sugono, Dendy. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Susanto, Hasan. 2006a. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru (PBIK). Jakarta: LAI.

Susanto, Hasan. 2006b. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru (PBIK), Jilid II: Konkordansi Perjanjian Baru. Jakarta: LAI.

Syukur, Nico. 2004. Teologi Sistematika 2: Ekonomi Keselamatan. Yogyakarya: Kanisius.

Tafonao, Talizaro. 2016. Gembala Sebagai Pengajar, Motivator dan Inspirator. Yogyakarta: IllumiNation.

Wagner, Peter C. 1998. Manfaat Karunia Roh. Malang: Gandum Mas.

Walls, A.F. 2002. "Gembala" Dalam Ensiklopedia Alkitab Masa Kini, Jilid I. (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.

Winardi, J. 2007. Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

www.SABDA.org di unduh pada hari selasa tanggal 15 April 2014, Pukul: 9:39 Wib

Yudho, Bambang. 2009. How to Become Succesful Christian Entrepreneur-Kiat Menjadi Pengusaha Kristen. Yogyakarta: Andi Offset.

Downloads

Published

2018-02-23

How to Cite

Tafonao, T. (2018). Peran Gembala Sidang Dalam Mengajar Dan Memotivasi Untuk Melayani Terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1). https://doi.org/10.46445/ejti.v2i1.85

Issue

Section

Article