Tugas Pedagogis Gembala Dalam Menyiapkan Warga Gereja Menghadapi Perubahan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.46445/ejti.v4i2.253Keywords:
Pastoral Pedagogical, Social Change, Church CitizensAbstract
Social change is an inevitable conversation. Everyone needs to be prepared for social change. Likewise for church members, they need to be prepared for social change and there must be a pastoral pedagogical task in preparing church people for social change. The author conducts research by analyzing literature analysis to examine the issue. To prepare church members for social change, a pastor needs to conduct coaching that emphasizes Christian beliefs, so that these beliefs can be demonstrated in daily life. Then the second pedagogical task is the value of trust in church members. Human needs in the era of society 5.0 are strengthening the value of consideration and understanding in this context based on Christian principles. Gospel communication can fade because of the challenges of the times, but opposes social change in the era of the 5.0 shepherd community in support of providing guidance that leads to gospel communication. Church members need to be equipped to be able to communicate the gospel in the midst of a Christian perspective.
Â
Perubahan sosial adalah sebuah situasi yang tidak bisa dihindari. Setiap orang perlu dipersiapkan dalam menghadapi perubahan sosial. Demikian pula bagi warga gereja, mereka perlu dipersiapkan untuk menghadapi perubahan sosial dan tentunya ada tugas pedagogis gembala dalam menyiapkan warga gereja untuk meghadapi perubahan sosial. Penulis melakukan penelitian dengan pendekatan analisis literatur untuk mengkaji isu tersebut. Untuk mempersiapkan warga gereja menghadapi perubahan sosial seorang gembala perlu melakukan pembinaan yang menekankan pada penguatan keyakinan iman Kristen, sehingga keyakinan tersebut dapat didemonstrasikan dalam kehidupan sehari-hari. Â Kemudian tugas pedagogis kedua adalah memperkuat nilai kemanusiaan pada warga gereja. Kebutuhan manusia di era masyarakat 5.0 adalah penguatan nilai kemanusiaan dan tentunya dalam konteks ini berdasarkan prinsip-prinsip kekristenan. Komunikasi injil dapat memudar karena tantangan zaman, tetapi menghadapi perubahan sosial di era masyarakat 5.0 gembala berperan untuk memberikan pembinaan yang mengarah pada komunikasi Injil. Warga gereja perlu diperlengkapi untuk dapat mengomunikasikan Injil di tengah perubahan cara pandang tentang kekristenan.
References
Berhitu, R. J. (2014). Peran Gembala Jemaat Terhadap Pengembangan Pelayanan Holistik Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura. Jurnal Jaffray, 12(2), 273–290. https://doi.org/10.25278/jj71.v12i2.19
Darmawan, I. P. A. (2017). Murid yang Memuridkan. In Melaksanakan Amanat Agung Di Abad 21. Ungaran: Sekolah Tinggi Teologi Simpson.
Darmawan, I. P. A. (2019). Jadikanlah Murid: Tugas Pemuridan Gereja Menurut Matius 28:18-20. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(2), 144–153.
Densmoor, M. (2019). Injil Bagi Free Thinker. Surabaya: Momentum.
Diana, R. (2019a). Peran Komunikator Kristen Dalam Strategi Pekabaran Injil Di Era Revolusi Industri 4.0. Integritas: Jurnal Teologi, 1(1), 66–73.
Diana, R. (2019b). Prinsip Teologi Kristen Pendidikan Orang tua terhadap Anak di Era Revolusi Industri 4.0. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 27–39. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.79
Diana, R., Katarina, K., Tamara, Y., & Priskila, K. (2019). Prinsip Hidup Kristen di Tengah Masyarakat yang Majemuk. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 1(2), 90–99.
Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society. Japan SPOTLIGHT, (2), 47–50.
Haqqi, H., & Wijayati, H. (2019). Revolusi Industri 4.0 di tengah Society 5.0. Yogyakarta: Quadrant.
Harmadi, M., & Diana, R. (2020). Tinjauan Psiko-Teologi Terhadap Fenomena Kekerasan Dalam Pacaran Pada Remaja. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 92–102.
Hartono, H. (2018). Membentuk Karakter Kristen Pada Anak Keluarga Kristen. Kurios, 2(1), 62–69. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.22
Katarina, K., & Darmawan, I. P. A. (2019). Implikasi Alkitab dalam Formasi Rohani pada Era Reformasi Gereja. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 3(2), 81–93. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v3i2.85
Mumtaha, H. A., & Khoiri, H. A. (2019). Analisis Dampak Perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Pada Perilaku Masyarakat Ekonomi (E-Commerce). JURNAL PILAR TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu Teknik, 4(2), 55–60. https://doi.org/10.33319/piltek.v4i2.39
Nainggolan, J. M. (2009). PAK Dalam Masyarakat Majemuk Pedoman Bagi Guru Agama Kristen Dalam Mengajar. Bandung: Bina Media Informasi.
Objantoro, E. (2014). Pluralisme Agama-Agama: Tentangan Bagi Teologi Kristen. Jurnal Simpson: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 61–80.
Objantoro, E. (2018). Religious Pluralism And Christian Responses. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1), 123–133.
Octavianus, S. (2018). Analisis Penggunaan Aplikasi yesHeis Dalam Penginjilan Pribadi. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1). Retrieved from https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/92
Palinggi, S., Palelleng, S., & Allolinggi, L. R. (2020). Peningkatan Rasio Kejahatan Cyber Dengan Pola Interaksi Sosio Engineering Pada Periode Akhir Era Society 4.0 Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 4(1), 145–163.
Prasetyo, P. E. (2019). Membangun Karakter Budaya Entrepreneurship Profesional: Kunci Sukses SDM Menuju Generasi Emas dan Daya Saing. Prosiding Seminar Nasional Sains & Entrepreneurship IV, 1, 611–618. Retrieved from http://103.98.176.39/index.php/snse/article/view/242
Purwanto, H. (2016). Manfaat Penelitian Untuk Perkembangan Gereja. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Agama Kristen STT Simpson Tahun 2016 Tema: Strategi Pembinaan Jemaat Untuk Meningkatkan Kehidupan Jemaat. Presented at the Seminar Nasional Pendidikan Agama Kristen & call for papers, Ungaran.
Ronda, D. (2019). Kepemimpinan Kristen Di Era Disrupsi Teknologi. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 1–8.
Sagala, L. D. J. F. (2016). Peran Pendidikan Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Sosial. Jurnal Simpson: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 47–54.
Sampe, N. (2019). Meretas Kecakapan Komunikasi Interpersonal Keluarga Kristen Memasuki Era 4.0. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 72–82. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.84
Schwab, K. (2019). Revolusi Industri Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sidjabat, B. S. (2019). Penguatan Guru PAK Untuk Pendidikan Karakter: Melihat Kontribusi Seri Selamat. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 30–48.
Stefanus, D. (2009). Pendidikan Agama Kristen Kemajemukan. Bandung: Bina Media Informasi.
Tafonao, T. (2018). Peran Gembala Sidang Dalam Mengajar Dan Memotivasi Untuk Melayani Terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1), 36–49.
Tanya, E. (1999). Gereja dan Pendidikan Agama Kristen, Mencermati Peranan Pedagogis Gereja. Cipanas: Sekolah Tinggi Teologi Cipanas.
Widiyanto, M. A., & Susanto, S. (2020). Pengaruh Pelayanan Kunjungan Pastoral Terhadap Pertumbuhan Rohani Jemaat. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 39–46.
Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 28–38.




5.jpg)
