Konsep Teologi Injili Tentang Roh Orang Mati
DOI:
https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.136Keywords:
Roh, Orang Mati, Teologi Injili, Spirit, the Dead, Evangelical TheologyAbstract
Decky Krisnando, Enggar Objantoro, & I Putu Ayub Darmawan, The Consept of Evangelical Theology About the Spirit of Death People. This article is a library research which describe the evangelical theology about the spirit of death people. To describe the theology, researcher make a research from the relevan books resources concerning the topic, in which it is analyzed in order that found the relation among them. After that, the researcher make a conclusion systematically. From the research, Evangelical theology about the spirit of death people is in the different dimension when he is life. For the death, there are just two possibilities to go in the heaven or in the hell. For the people who believe in God, he will go to the heaven, but the people who does not believe in God, he will go to the hell. The existence in the heaven and the hell is everlasting. The spirit which is in the heaven, will live together with God in eternity. For the unbeliever, they will be punished in the hell forever. Â
Â
Decky Krisnando, Enggar Objantoro, & I Putu Ayub Darmawan, Konsep Teologi Injili Tentang Roh Orang Mati. Artikel ini merupakan sebuah penelitian pustaka yang memaparkan tentang konsep teologi Injili tentang roh orang mati. Untuk memaparkan konsep tersebut, penulis mencari berbagai informasi dari sumber pustaka relevan terkait topik penelitian yang kemudian dianalisis sehingga dapat ditemukan keterkaitan dan peta konsepnya dan akhirnya merumuskan konsep penulis secara sistematis dan dipaparkan secara deskriptif. Dari penelitian yang dilaksanakan, konsep teologi Injili tentang roh orang mati ada dalam dimensi yang berbeda dengan ketika ia ada di dunia ini. Hanya ada dua kemungkinan bagi jiwa/roh orang mati yaitu masuk dalam sorga atau neraka. Bagi orang yang percaya Kristus maka jiwa/rohnya akan masuk dalam sorga yang mulia. Sebaliknya bagi orang yang tidak percaya Kristus, jiwa/rohnya akan masuk neraka. Keberadaan di sorga dan neraka sifatnya kekal. Jiwa/roh yang masuk sorga akan mengalami kemuliaan bersama dengan Allah kekal, selama-lamanya. Begitu juga, jiwa/roh yang masuk neraka, akan mengalami penghukuman, yang tidak berkesudahan, selama-lamanya.
References
Brill, J. W. 2015. Dasar Yang Teguh. Bandung: Kalam Hidup.
Dyrness, W. 2013. Tema-tema dalam Teologi Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas.
Ebenhaizer I. Nuban Timo, 2015. Allah Menahan Diri Tetapi Pantang Berdiam Diri. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.
Enns, P. 2003. The Moody Handbook Of Theology. Malang: SAAT.
Gingrich, F. Wilbur & Danker, Frederick W. A Greek-English Lexicon of the New Testament. Chicago: The University of Chicago Press, 1979.
Hoekema, A. A. 2003. Manusia: Ciptaan Menurut Gambar Allah. Surabaya: Momentum.
Hunt, Gladys. 1987. Pandangan Kristen Tentang Kematian. Jakarta: Gunung Mulia.
Kantonen, T. A. n.d. Apakah Yang Terjadi Sesudah Mati? Bandung: Literatur Baptis.
Kruyt, A. C. 2008. Keluar Dari Agama Suku Masuk Ke Agama Kristen. Jakarta: Gunung Mulia.
Lakburlawal, G. S. 2017. “Ma’badong: Pemahaman Gereja Toraja Jemaat Lean terhadap Ma’badong.†Skripsi, Program Studi Teologi FTEO-UKSW. http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13396
Paterson, R. M. 2011. Tafsiran Alkitab: Kitab Imamat. Jakarta: Gunung Mulia.
Phillips, Mc C. 1972. Dunia Roh. Bandung: Kalam Hidup.
Plantinga Jr, C. 2010. Jaminan Iman: Devosi Pembangunan Iman. Surabaya: Momentum.
Salam, Rahayu. 2017. “Ma’ Badong Ritual in Tana Toraja.†https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbsulsel/ritual-mabadong-di-tana-toraja/
Scheunemann, V. 1983. Dunia Orang Mati. Malang: Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia.
Soedarmo, R. 2006. Ikhtisar Dogmatika. Jakarta: Gunung Mulia.
Strong, J. 1980. Strong’s Exhaustive Concordance Complete And Unabridged. United States of America: Baker Book House.
Tago’a, J. & Enoh, I K. 2010. “Tinjauan Teologis Terhadap Budaya Pemanggilan Arwah Orang Mati Pada Suku Pamona.†Jurnal Jaffray, 8 (2): 23-34. http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v8i2.44
Thiessen, H. C. 2010. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas.
Walangare, T. 2016. “Kajian Teologi Roh Orang Sesudah Mati Dimasa Antara (intermediate state) Dalam PAKâ€, Jurnal Educatio Christi, XXI (24): 65-76.
Wongso, P. 1993. Dasar Iman Kepercayaan Kristen. Malang: Literatur SAAT.




5.jpg)
