Citra Diri Menurut Kejadian 1:26-27, Dan Aplikasinya Bagi Pengurus Pemuda Remaja GPdI Hebron-Malang
DOI:
https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.118Keywords:
self-image, youth, Genesis 1, 26-27Abstract
Murni Hermawaty Sitanggang & Juantini, Self-Image According to Genesis 1:26-27, The Application for Youth Stewards The Indonesian Pentecostal Church Hebron-Malang. The right understanding about self-image as written in Genesis 1:26-27 will affect someone’s way of life. This research tries to prove that with focused on to the Youth Stewards at The Indonesian Pentecostal Church Hebron-Malang. The research used a qualitative method with a descriptive and exegetical approach. The result is most of the ministers do not have the right self-image as Genesis 1:26-27 said yet. From the religious side, their self-image is low with 36,5% score, and from the psychological side they score 45,9% and then from the social side the result is 55,5%.
Â
Murni Hermawaty Sitanggang & Juantini, Citra Diri Menurut Kejadian 1:26-27, dan Aplikasinya bagi Pengurus Pemuda Remaja GPdI Hebron-Malang. Pengertian yang benar tentang citra diri manusia sebagaimana tertulis dalam Kejadian 1:26-27 akan mempengaruhi cara hidup seseorang. Penelitian ini berusaha membuktikan hal tersebut dengan memfokuskan sasaran penelitian kepada pengurus pemuda remaja GPdI Hebron-Malang.Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan eksegesis. Dari hasil penelitian kemudian didapat bahwa sebagian pengurus belum sepenuhnya memiliki citra diri yang dimaksudkan dalam Kejadian 1:26-27. Dari segi rohani, citra diri mereka rendah dengan persentase 36,5%, kemudian dari segi psikologi persentase yang didapatadalah 45,9% dan dari segi sosial hasilnya adalah 55,5%.
References
“Genesis 1:26. â€https://biblehub.com/text/genesis/1-26.htm. Diakses 24 Oktober 2018
“Hebrew Thoughtsâ€, https://www.studylight.org/ language-studies/hebrew-thoughts.html? article=592. Diakses 20 Oktober 2018.
Berkhof, Louis. 2004. Teologi Sistematika 2: Doktrin Manusia. Surabaya: Momentum.
Dayakisni dan Hudaniyah. 2003. Psikologi Sosial Edisi Revisi. Malang: UMM Pres.
Devya. 2015. “Hubungan Citra Diri dan Perilaku Konsumtif pada Remaja Putri yang Memakai Kosmetik Wajahâ€. eJournal Psikologi, 3 (1): 433-440, (http://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2015/ 03/eJOURNAL%20PSIKOLOGI%20(03-02-15-03-13-23).pdf), diakses 22 Oktober 2018.
Gunarsa, Singgih D. dan Gunarsa, Yulia Singgih D. 1999. Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hoekema, Anthony A. 2008. Manusia: Ciptaan Menurut Gambar Allah. Surabaya: Momentum.
Jastram, Nathan. 2004. “Man as Male and Female: Created in the Image of Godâ€. Concordia Theological Quarterly, 68 (1): 5-95.
Musvosvi, Joel dan Muchemwa, Stella. 2017. “Exegesis of Paul’s Writings: A Literal and Pragmatic Approach to Philippians 3:12-14â€. IOSR Journal of Humanities and Social Science (IOSR-JHSS), 22 (7): 29-34.
Nee, Watcman. 1994. Manusia Rohani. Surabaya: Yayasan Pekabaran Injil.
Samarena, D. 2017. “Berteologi Dalam Konteks Indonesia Modernâ€. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 1 (1): 19-28.
Satori, Djaman dan Komariah, Aan. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfa-beta.
Sidjabat, B.S. 2008. Membesarkan Anak dengan Kreatif: Panduan menanamkan Iman & Moral Kepada Anak Sejak Dini. Yogjakarta: ANDI.
Sidjabat, B.S. 2011. Membangun Pribadi yang Unggul.Yogjakarta: ANDI.
Sidjabat, B.S. 2014. Pendewasaan Manusia Dewasa: Pedoman Pembinaan Warga Jemaat Dewasa Dan Lanjut Usia. Bandung: Kalam Hidup.
Siringo-ringo, V. M. 2013. Theologi Perjanjian Lama. Yogyakarta: ANDI.
Thiessen, Henry C. 2010. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas.
Turansky, Scott dan Miller, Joanne. 2006. Menjadi Orang Tua Kristen. Jakarta: Nafiri Gabriel.




5.jpg)
