Kajian Teologis Antropologis Terhadap Pemali Dalam Ritual Rampanan kapa' di Toraja

Authors

  • Desna Rura Sarapang Institut Agama Kristen Negeri Toraja

DOI:

https://doi.org/10.46445/jtki.v4i1.646

Keywords:

pemali, culture, theology, rampanan kapa’

Abstract

This paper analyzes the Anthropological Theological Study of The Pemali in The Rituals of rampanan kapa’ in Tandung La’bo”, Sanggalangi District, North Toraja . This study uses a qualitative method, where data and facts are obtained directly by using interview techniques, observation, and library studies. The result found five cultures of the pemali in the rituals of rampanan kapa’;1). Pemali sounds a drum where there is a family above the house/family who died; 2). Pemali determines the day either or sees the moon (cannot get married in february/month of sipi’; 3). Pemali unteka’ palanduannatau (no one servant marriied to nobles); 4). Pemali ma’pangngan buni (have affair) and; 5). Pemali urromok busian dirangkan (commit adultery). Through the anthropological study the existence of the pemali in the rituals of rampanan kapa’ is a result of wise thoughts that are lowered by God to the human being to bring a good for the lives of society. Pemali in the rituals of the rampanan kapa’ doesn’t affect the beliefs of the community (Christians)because they are interpreted according to the word of God.

References

Alwi, H. (2007). Kamus besar bahasa indonesia. Balai Pustaka.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).

Anwarsani, M. dan. (2019). Teori struktural levi-straus dan interpretasi simbolik untuk penelitian sastra lisan. Guepedia.

Astuti, R. D., Arifin, M. B., & Rijal, S. (2020). Budaya Pemali Dalam Masyarakat Etnik Toraja Di Kota Samarinda: Suatu Tinjauan Semiotika. Jurnal Ilmu Budaya, 4(4). https://doi.org/10.30872/jbssb.v4i4.2850

Balalembang, L. (2017). Seni sastra toraja.

Barker, C. (2014). Kamus Kajian Budaya (B. Hendar Putranto (ed.)). Kanisius.

Depdikbud. (1991). Kamus besar indonesia. Balai Pustaka.

Endraswara, S. (2006). Metode, teori, teknik penelitian kebudayaan: ideologi, epistemologi dan aplikasi. Pustaka Widyatama.

Freud, S. (2002). Totem and Tabu. Jendela.

Hamid Patilima. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta, cv.

Hamilto, A. (2009). Bersama selamanya. Gorya Graffia.

Jamiah, Husin, Assya’bani, R., & Zubaidillah, H. (2021). ANALISIS KONSTRUKSI SOSIAL DALAM PEMAKNAAN TRADISI LISAN BUDAYA PAMALI MASYARAKAT BANJAR. ISoLEC Proceedings, 5(1), 288 – 292.

Kamal. (2009). Taboos in ancient egypt international scientific conference integrated relational tourism. Territories and development in the mediterranean area.

Karre’, S. (2022). Wawancara oleh penulis, Tandung La’bo’, 22 April 2022.

Kobong, T. (2012). Iman Dan Kebudayaan. BPK Gunung Mulia.

Koentjaraningrat. (2002). Pengantar Ilmu Antropologi. PT. Rineka Cipta.

Kuper, A. K. dan J. (2012). Ensiklopedi ilmu-ilmu sosial. Raja Grafindo Persada Jakarta.

Labuhari. (1997). Budaya Toraja. Yayasan Maraya.

Lamba, I. E. (2021). Tentang memahami makna spiritual pemali dalam masyarakat toraja. Jurnal Epigraphe, Vol. 5, no.

Loupatty, Y. D. T. (2017). Kawin siapa takut!: Langkah awal membentuk keluarga bahagia. BPK Gunung Mulia.

Mulyana, D. (1990). Komunikasi antar budaya. Remaja Rosdakarya.

Paputri, R. S. S. dan Y. (2022). Tentang makna budaya pemali bagi pendidikan karakter. Elementary Jurnal, Vol. 4, no.

Paranoan, M. (1994). Rambu solo. Percetakan Sulo.

Parinding, Y. (2022). Wawancara oleh penulis, Tandung La’bo, 22 April 2022.

Poerwadarminta. (1985). Kamus umum bahasa indonesia. Balai Pustaka.

Pongsilurang, S. (2019). Pemahaman dan penggunaan pemali oleh masyarakat Toraja dalam kaitannya dengan perilaku kesehatan. Jurnal.

Sarira. (1979). Benih yang tumbuh. Gereja Toraja.

Sarira, Y. A. (1996). Aluk rambu solo’. Pusbang Gereja Toraja.

Setiadi, E. M. (2008). Ilmu sosial dan budaya dasar. Kencana Perdana Media Group.

Smalley, G. (2008). I promise you forever. Gloria Graffa.

Subeno, S. (2014). indahya pernikahan kristen: sebuah pengajaran alkitab. Momentum.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta Bandung.

Sugiyono, P. D. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, cv.

Susabda, Y. (2008). Pastoral Konseling 2. Gandum Mas.

Susabda, Y. B. (2008). Pastoral konseling jilid 2. Gandum Mas.

Tangdilintin, L. (1980). Upacara pemakaman adat toraja. Yalbu.

Tangdilintin, L. T. (1981). Toraja dan kebudayaan. Yayasan Lepongan Bulan.

Theodorus, K. (2008). Injil dan Tongkonan. BPK Gunung Mulia.

Veen, T. dan Van Der. (1972). Kamus Toraja indonesia. Yayasan Perguruan Kristen Toraja.

Ven, J. T. dan H. Vander. (1972). Kamus Toraja-Indonesia. Yayasan Perguruan Kristen Toraja.

Wahyuni. (2018). Agama da pembentukan struktur sosial. Prenadamedia.

Downloads

Additional Files

Published

2023-09-15

Issue

Section

Articles