Budaya Naketi Uab Atoin Meto: Pemulihan Relasi Komunikasi Di Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan

Authors

  • Talita Tlonaen Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Lanny I.D. Koroh Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Ezra Tari (Scopus ID: 57216259566) Institut Agama Kristen Negeri Kupang http://orcid.org/0000-0001-9904-6612

DOI:

https://doi.org/10.46445/jtki.v3i1.558

Keywords:

Communication, Naketi, Relationship

Abstract

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang hidup sesuai dengan budaya dan ajaran agama yang dianut namun sebagai manusia biasa seseorang tidak pernah luput dari suatu kesalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan ritual naketi uab, persepsi dan ideologi masyarakat mengenai naketi uab dalam pemulihan relasi komunikasi dan persepsi gereja tentang ritual naketi uab. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ditemukan bahwa naketi uab merupakan ritual yang dilakukan oleh manusia untuk mengatasi atau mencegah suatu permasalahan baik secara sosial maupun spiritualitas. Pelaksanaan ritual naketi uab dilangsungkan dengan menggunakan tutur adat dawan Timor (Uab meto) yang memiliki makna tertentu dengan tujuan adanya keterbukaan, pemberian nasihat, sebagai sarana komunikasi dan juga untuk pemulihan relasi dengan diri sendiri, dengan sesama maupun dengan Tuhan sebagai pemilik kehidupan. Tujuan utama dari ritual naketi uab adalah untuk merefleksikan diri, memperbaiki kesalahan yang dilakukan dan memperdamaikan diri dengan sesama maupun Tuhan sebagai bentuk pemulihan relasi komunikasi. Pelaksanaan naketi uab pada dasarnya berlandaskan pada nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat (antropologi) dan ajaran agama yang dianut (teologis) oleh pihak yang terlibat.

 

Humans are creatures created by God who live under the culture and religious teachings adopted, but one never escapes from a mistake as an ordinary human. This study aimed to describe and analyze the implementation of the naketi uab in the restoration of communication relations and the church’s perception of the naketi uab ritual. This type of research is qualitative research, a phenomenological approach. The result of the study found that naketi uab is a ritual performed by humans to overcome or prevent a problem both socially and spiritually. The implementation of the naketi uab ritual is carried out using the Timorese dawan (uab meto) speech which has a specific meaning with the aim of openness, giving advice, as a means of communication and also for restoring relationships with oneself, with others, and with God as a personower of life. The primary purpose of the naketi uab ritual is to self-reflect, correct mistakes made and reconcile with others and God as a form of restoration of communication relations. The implementation of nakti uab is based on the values prevailing in society (anthropology) and the religious teachings adopted (theologically) by the parties involved.

Author Biography

Ezra Tari, (Scopus ID: 57216259566) Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Scopus ID: 57216259566

WoS ID 2938790

Sinta ID: 6684147
ORCID ID: http://orcid.org/0000-0001-9904-6612

Education:

S.Th (2010)- Sekolah Tinggi Theologia Intim Makassar ,

M.Th (2013)- Sekolah Tinggi Teologi Jaffray Makassar,

Dr. (2019) - Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta,

Competence: Christian Education, New Testament Research,  Church Education

References

Abdulkadir, Muhammad. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Citra Aditya Bakti, 2011.

Engel, Jacob Daan. “Pendampingan Pastoral Keindonesiaan.†Kurios 6, no. 1 (April 29, 2020): 47. https://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/153.

Helaluddin, and Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif. Makassar: Sekolah Tinggi Teologi Jaffray, 2019.

Heryadi, Hedi, and Hana Silvana. “Komunikasi Antarbudaya Dalam Masyarakat Multikultur.†Jurnal Kajian Komunikasi 1, no. 1 (June 1, 2013): 95–108. http://jurnal.unpad.ac.id/jkk/article/view/6034.

Kolimon, Mery. “Para Pelaku Mencari Penyembuhan: Berteologi Dengan Narasi Para Pelaku Tragedi 65 Di Timor Barat.†Jurnal Ledalero 14, no. 1 (2015): 34–59.

Kuncaraningrat. Metode Metode Antropologi Dalam Penyelidikan Masyarakat Dan Kebudayaan Di Indonesia: Sebuah Ikhtisar. Yogyakarta: Penerbitan Universitas, 1961.

Neobasu, Gregor. Sketsa Dasar Mengenal Manusia Dan Masyarakat. Jakarta: Kompas, 2020.

Nordholt, H. G. Schulte. The Political System of the Atoni of Timor. Vol. 60. Brill, 1971. Accessed May 10, 2022. http://www.jstor.org/stable/10.1163/j.ctvbqs66r.6. Accessed 10 May 2022.

Overall, Nickola C. “Does Partners’ Negative-Direct Communication During Conflict Help Sustain Perceived Commitment and Relationship Quality Across Time?†Social Psychological and Personality Science 9, no. 4 (May 19, 2018): 481–492. http://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1948550617712030.

Pangaribuan, Riswan Mangihut. “Mengatasi Kemarahan Remaja Kepada Orang Tua Dengan Konseling Pastoral Pendekatan Carl Rogers.†Jurnal EFATA: Jurnal Teologi dan Pelayanan 7, no. 2 (2020): 56–71. Accessed May 10, 2022. https://e-journal.sttiman.ac.id/index.php/efata/article/view/33.

Prasanti, Ditha, and Retasari Dewi. “Analisis Teori Firo Dalam Relasi Persahabatan Sebagai Kajian Komunikasi Antar Pribadi.†Jurnal Komunikasi 9, no. 2 (September 25, 2018): 186–189. Accessed May 9, 2022. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jkom/article/view/4289.

Rachayu, Kantirina. “Efektivitas Otonomi Daerah Dalam Membangun Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pada Masyarakat Pedesaan.†Sosiohumaniora 21, no. 1 (April 1, 2019): 17. http://jurnal.unpad.ac.id/sosiohumaniora/article/view/11974.

Ruku, Welfrid Fini. “Fenomena Kutuk Dan Berkat Di Rumah Naomi.Hermeneutik Etnofenomenologi Atoin Meto Di Timor Atas Kitab Rut 1:1-6.†Universitas Kristen Duta Wacana, 2017.

Sakan, Efrayim. “NAKETI: Tinjauan Kritis Terhadap Relasi Yang Tercipta Dalam Praktek Naketi Atoni Pah Meto Di GMIT Maranatha Soe.†Universitas Kristen Duta Wacana, 2015. https://katalog.ukdw.ac.id/2753/1/50120319_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf.

Subagyo, Andreas B. Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung: Rosda Karya, 2016.

Suhadi, Jemmy. “Formulasi Pastoral Holistik m Elalui Pendampingan Pastoral: Sebuah Rujukan Pelayanan Pastoral Yang Menjawab Kompleksitas Hidup.†Jurnal Teruna Bhakti 4, no. 1 (2021): 131–139. https://e-journal.stakterunabhakti.ac.id/index.php/teruna/article/view/121/61.

Tamelab, Karolina Apriance, Wahyuni Kristinawati, and Jacob Daan Engel. “Studi Psikologis: Naketi Sebagai Sarana Pemaafan Suku Dawan.†Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 9, no. 2 (September 26, 2020): 299. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISH/article/view/22345.

Woolley, Michael E., and Geoffrey L. Greif. “Measuring Adult Sibling Communication Comfort about Sensitive Issues.†Journal of Family Social Work 23, no. 4 (August 7, 2020): 392–407. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/10522158.2020.1801550.

Downloads

Published

2022-08-29

How to Cite

Tlonaen, T., Koroh, L. I., & Tari, E. (2022). Budaya Naketi Uab Atoin Meto: Pemulihan Relasi Komunikasi Di Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 3(1), 43–55. https://doi.org/10.46445/jtki.v3i1.558

Issue

Section

Articles