Pelayanan Dalam Konteks Masyarakat Perkotaan

Selvester Melanton Tacoy

Abstract


Urban community service is a service that must be done by the church. City context services require a contextual service approach, therefore the authors conducted a literature analysis to present an idea of the service of the city context. In serving the city context, the church must begin by equipping the congregation to witness, because the church has a role in a pluralistic society. Because of the complexity of services in the city, we need a counseling center that can help individuals who are vulnerable to mental-psychological disorders. Because poverty is a problem in the city, the church needs to be present by carrying out social actions in an effort to present God's love to others. Educational institutions also play an important role in alleviating poverty in cities, therefore educational institutions need to answer this need. The condition of the city community who keeps trying to interact and build friendships can be facilitated by creating sports groups.

 

 

Abstrak

Pelayanan masyarkaat perkotaan adalah sebuah pelayanan yang harus dilakukan oleh gereja. Pelayanan konteks kota memerlukan pendekatan pelayanan yang kontekstual, oleh sebab itu penulis melakukan analisis pustaka untuk menyajikan sebuah gagasan pelayanan konkteks kota. Dalam pelayanan konteks kota, gereja harus memulainya dengan memperlengkapi jemaat untuk bersaksi,  sebab jemaat memiliki peran dalam masyarakat yang majemuk. Karena kompleksitas pelayanan di kota maka dibutuhkan sebuah pusat konseling yang dapat membantu individu yang rentan terhadap gangguan mental-psikologis. Karena kondisi kemisikinan menjadi masalah di kota maka gereja perlu hadir dengan melakukan aksi Sosial sebagai upaya menghadirkan kasih Allah pada sesama. Lembaga pendidikan juga berperan penting dalam mengentaskan kemiskinan di kota, oleh sebab itu perlu lembaga pendidikan yang menjawab kebutuhan ini. Kondisi masyarakat kota yang terus berusaha berinteraksi dan membangun persahabatan dapat difasilitasi dengan membuat grup olah raga.


Keywords


Ministry; urban; community; church

Full Text:

PDF

References


Adityawan, I Putu Risky, and A. A Gede Agung Artha Kusuma. “Peran Materialisme Memoderasi Persepti Nilai Dan Consumer Innovativeness Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Produk Iphone Di Kota Denpasar).” E-Jurnal Manajemen 7, no. 3 (2018).

Amar. “Identitas Kota, Fenomena Dan Permasalahannya.” Ruang 1, no. 1 (2009).

Barker, Chris. Cultural Studies: Teori Dan Praktik. Yogyakarta: Bentang, 2005.

Chandra, Robby I. Budaya Kota Kawula Muda Dan Media Modern. Jakarta: Binawarga, 1998.

Chaney, David. Life Style: Sebuah Pengantar Konprehensif. Bandung: Jalasutra, 2004.

Featherstone, Mike. Postmodernisme Dan Budaya Konsumen. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2005.

Floyd, McClung. Pelayanan Metropolitan. Jakarta: YWAM Publishing, 1999.

George W. Peters. Teologi Pertumbuhan Gereja. Malang: Gandum Mas, 2002.

Halim, Makmur. Gereja Di Tengah-Tengah Perubahan Dunia. Malang: Gandum Mas, 2000.

Hurlock, Elisabeth B. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga, 1980.

Jamaludin, Adon Nasrullah. Sosiologi Perkotaan. Bandung: Pustaka Setia, 2017.

Kartini, Kartono. Patologi Sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001.

Kraft, Charles H. Christianity In Culture: A Study In Biblical Theologizing In Cross-Cultural Perspective. 25th Annv edition. Maryknoll, N.Y: Orbis Books, 2005.

Marbun, Japarlin. “Peranan Gereja Bagi Pendidikan Nasional.” Regula Fidei 1, no. 1 (2016).

Nurhayati, Sukma Erni, and Suriani. “Sustainable Life Style Masyarakat Perkotaan (Studi Tentang Gaya Hidup Berkelanjutan Masyarakat Perkotaan Di Riau).” Sorot 11, no. 2 (2008).

Nurwati, Nunung. “Kemiskinan: Model Pengukuran, Permasalahan Dan Alternatif Kebijakan.” Jurnal Kependudukan Padjadjaran 10, no. 1 (2008).

Pujiwiyana. “Perubahan Perilaku Masyarakat Ditinjau Dari Sudut Budaya.” Tradisi 1, no. 1 (2010).

Purwantini. “Urbanisme, Urbanisasi, Dan Masyarakat Urban Di Jakarta Dalam Novel Senja Di Jakarta.” Atavisme 19, no. 2 (2016).

Rasyid, St. Fatimah Tola, and Ruliati. “Praktek Prostitusi Terhadap Penyalahgunaan Izin SPA.” Equilibrium IV, no. 1 (2016).

Rofhani. “Ekspresi Dan Representasi Budaya Perempuan Muslin Kelas Menengah Di Surabaya.” Islamica 11, no. 2 (2017).

Ruck, John, and Anne Ruck. Jemaat Misioner. Jakarta: YKBK, 2015.

Sabarisman, Muslim. “Gaya Hidup Hedonisme Dan Fenomena Trafficking Anak: Studi Kasus Di Kota Surabaya.” Sosiokonsepsia 16, no. 02 (2011).

Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002.

Soemardjan, Selo, and Soelaeman Soemardi. Setangkai Bunga Sosiologí. Jakarta: Jajasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1964.

Sumardjito. “Permasalahan Perkotaan Dan Kecenderungan Perilaku Individualis Penduduknya.” Cakrawala Pendidikan XVIII, no. 3 (1999).

Surbakti, Krista. “Prostitusi Di Bukit Lawang (Kajian Mengenai Faktor Penyebab Dan Respon Masyarakat Dalam Perspektif Dunia Pendidikan).” Stindo Profesional 20, no. 2 (2017).

Tacoy, Selvester M. Identitas Gereja: Sarang Penyembahan vs Sarang Penyamun. Jakarta: Calvary Media, 2005.

Tanbunaan, Gideon I. Sebuah Bunga Rampai Pertumbuhan Gereja. Yogyakarta: Yayasan Andi, 1994.

Verdiansyah (Editor), Chris. Politik Kota Dan Hak Warga Kota. Jakarta: Kompas, 2006.

Wibawanto, Sigit. “Gaya Hidup Hedonisme Terhadap Perilaku Pembelian Di Pasar Modern.” Fokus Bisnis 15, no. 01 (2016).

Wongso, Peter. Tugas Gereja Dan Misi Masa Kini. Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1996.

Zaman, Saefu. “Pola Konsumtif Masyarakat Urban Dalam Perspektif Semiotik Dan Budaya.” Paradigma 7, no. 1 (2017).

Zuhdiyaty, Noor, and David Kaluge. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Indonesia Selama Lima Tahun Terakhir (Studi Kasus Pada 33 Provinsi).” Jibeka 11, no. 2 (2017).




DOI: https://doi.org/10.46445/jtki.v1i1.300

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.