PERAMAH: Religious Moderation Educator Model for Early Childhood Based on Mark 10:13-16
DOI:
https://doi.org/10.46445/djce.v6i1.972Keywords:
Educator, religious moderation, early childhood, PERAMAH model, Mark 10:13-16Abstract
Indonesia is a country rich in ethnic, cultural, and religious diversity. One of its key challenges is fostering harmony among people of different faiths. In this context, religious moderation education for early childhood becomes critically important to prevent radicalization and to nurture a spirit of tolerance. This research aims to explore how the example of Jesus in Mark 10:13–16 can serve as a model for religious moderation educators in early childhood. The study uses biblical exegesis to interpret the meaning of the scripture, as well as interviews and literature reviews to gather information from various relevant sources. The discussion reveals that the values of love, acceptance, and appreciation of differences as taught by Jesus can be effectively applied in early childhood education. This research successfully identifies the model of a Religious Moderation Educator for Early Childhood based on Mark 10:13–16, known as PERAMAH - Penerimaan (Acceptance), Empati (Empathy), Ramah (Friendliness), Apresiasi (Appreciation), Mendengarkan (Listening), Akomodasi (Accommodation), and Harmonisasi (Harmonization). It is recommended that early childhood educators implement religious moderation education using the PERAMAH model to build a more harmonious Indonesia today and in the future.
References
Admalinda, A., Fitriani, W., & Khairat, A. (2023). Penyelenggaraan Pendidikan Inkluisif untuk Individu Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan, 11(2), 291–299. https://doi.org/10.36232/pendidikan.v11i2.3536
Ariany, F., Ningsih, M., & Garnika, E. (2023). Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan Dasar Berdasarkan Perspektif Hukum. Empiricism Journal, 4(1), 175–180. https://doi.org/10.36312/ej.v4i1.1158
Arifianto, Y. A., Saptorini, S., & Triposa, R. (2022). The Nature of Tolerance in the Frame of Christian Faith as a Contribution to Building the Unity of the Nation. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 6(1), 10–17. https://doi.org/10.46445/ejti.v6i1.434
Blue Letter Bible. (n.d.). No Title. Blue Letter Bible.
Chrismastianto, I. A. W., Wibawanta, B., Mumu, B., Sitepu, D. S., & Milenia, M. (2022). Teacher’s Competencies Profile In Digital Technology Era: Spiritual Formation And Biblical Community. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 18(2), 255. https://doi.org/10.19166/pji.v18i2.5742
Darmawan, I. P. A. (2019). Pendidikan Perdamaian Dengan 12 Nilai Dasar Perdamaian. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.82
Diadha, R. (2015). Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak. Edusentris, 2(1), 61. https://doi.org/10.17509/edusentris.v2i1.161
Emiyati, A., Mardin, J., & Ricard, R. (2023). Peran Gereja Dalam Mengajarkan Perdamaian Di Tengah Masyarakat Majemuk. Didache: Journal of Christian Education, 4(2), 149. https://doi.org/10.46445/djce.v4i2.649
Gule, Y. (2021). Pentingnya Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Belajar Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 5(1), 89–104. https://doi.org/10.37368/ja.v5i1.183
Gulo, R. P., & Tapilaha, S. R. (2024). Reforming Christian Religious Education: Integrating Spirituality and Critical Reasoning in the Digital Era. Didache: Journal of Christian Education, 5(2), 105–123. https://doi.org/10.46445/djce.v5i2.837
Haryono, T., & Yuliati. (2020). Interpretasi Alkitab Kontekstual (1st ed.). Yayasan Gamaliel.
Hutapea, R. H. (2019). Meneropong Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Model Perilaku Peserta Didik. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 1(2), 66–75. https://doi.org/10.59177/veritas.v1i2.44
Hutauruk, K., & Irawati, W. (2024). Pedagogical Competence of Christian Teachers as Facilitators in the Process of Developing 21st Century Thinking Skills. Didache: Journal of Christian Education, 5(2), 142–167. https://doi.org/10.46445/djce.v5i2.792
Ihsani, M. H. (2021). Diskriminasi dalam Kehidupan Beragama di Indonesia. Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 1(2), 33–43. https://doi.org/10.56393/nomos.v1i2.567
Izza, E. N. (2013). Pengaruh Penggunaan Metode Bercerita Terhadap Perkembangan Kecerdasan Emosional Pada Anak Kelompok B TK Dharma Wanita Kedunggempol. PAUD Teratai, 3(1), 1–10. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paud-teratai/article/view/6957
Juwanti, J., & Mahananingtyas, E. (2024). Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Di Dusun Taman Jaya Desa Piru. Pattimura Mengabdi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 199–203. https://doi.org/10.30598/pattimura-mengabdi.1.4.199-203
Kurniati, E., Alfaeni, D. K. N., & Andriani, F. (2020). Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 241. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.541
Kusumawati, D. (2023). Indahnya Kehidupan Bermasyarakat dengan Moderasi Beragama. https://fasya.uinsi.ac.id/
Labobar, K. (2024). DAMAI Model as a Prototype of Religious Moderation. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 8(1), 76–90. https://doi.org/10.46445/ejti.v8i1.738
Labobar, K., & Darmawan, I. P. A. (2022). DAMAI Model: A Conflict Resolution towards Peaceful Indonesia. GNOSI: An Interdisciplinary Journal of Human Theory and Praxis, 5(2), 15–27. http://www.gnosijournal.com/index.php/gnosi/article/view/188
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosda Karya.
Naipospos, B. T. (2018). Memimpin Promosi Toleransi: Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan dan Minoritas Keagamaan di Indonesia. Setara Institut, 1–13.
Nursalim, A., Nurillah, D., Zuhro, N. S., & Susanti, M. (2023). Pengaruh Media Wayang Kertas terhadap Kemampuan Mendengar pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7019–7029. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5672
Nurwindayani, E. (2020). Rancangan Blended Learning Berbasis Metode Storytelling Pada Pembelajaran Agama Dan Moral di PAUD Kristen Surakarta.
Panggabean, E. S. (2024). Implementasi Pendidikan Karakter Kristiani Pada Anak Usia Dini: Perspektif, Metode, Dan Tantangan. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(1), 17–30. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i1.25607
Permendikbud Nomor 147. (2014). Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 10–27.
Ponno, A., Liku, M., & Patimang, M. (2023). Menjadikan Yesus Sebagai Teladan Dalam Pembentukan Karakter Anak Atas Dasar Kehidupan Keluarga Kristen. Adiba: Journal of Education, 3(3), 319–333. https://adisampublisher.org/index.php/adiba/article/view/307
Rahmania, Y., & Fatonah, K. (2022). Kebutuhan Anak Sekolah Dasar dalam Membaca Permulaan pada Masa Pandemi COVID-19 di Perkampungan Kayu Besar Jakarta. Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2), 108–116. https://doi.org/10.37150/perseda.v5i2.1704
Rahmat, P. S. (2016). Peran pendidikan dalam membentuk generasi berkarakter Pancasila. Pedagogi Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(2), 1–15. https://doi.org/10.25134/pedagogi.v3i2.1161
Raranta, J. E. (2021). Pendidikan Kristiani Berbasis Multikultural dalam Konteks Moderasi Beragama. Jurnal Teruna Bhakti, 3(2), 164–175. https://doi.org/10.47131/jtb.v4i1.96
Saneba, H., Rawis, J. A. ., Wullur, M. M., & Rotty, V. N. J. (2021). Pendidikan dan Pelatihan Kerukunan Umat Beragama untuk Meningkatkan Solidaritas Penggerak Nilai Toleransi di Kalangan Guru Agama. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 10(2), 34. https://doi.org/10.24036/jbmp.v10i2.115403
Sidjabat, B. S. (2012). Membesarkan Anak Dengan Kreatif. Penerbit Andi.
Sidjabat, B. S. (2017). Mengajar secara Profesional. Kalam Hidup.
Sopakua, S., Leinatta, M. S., Matital, N., & Saimima, A. M. (2024). Evangelical Sunday School and Character Building: A Study of Christian Education for Children of Pre-adolescent Level. Didache: Journal of Christian Education, 5(2), 205–228. https://doi.org/10.46445/djce.v5i2.781
Sriyati, S., & Nakamnanu, E. H. (2021). Peran Guru Dalam Menerapkan Pendidikan Agama Kristen Untuk Menumbuhkan Iman Kristen Anak Sejak Dini. SHAMAYIM: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 14–28. https://doi.org/10.51615/sha.v1i1.2
Subagyo, A. B. (2001). Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif, Termasuk Riset Teologi Dan Keagamaan. Penerbit Kalam Hidup.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta Bandung.
Susanto, E. F., & Kumala, A. (2019). Sikap Toleransi Antaretnis. TAZKIYA: Journal of Psychology, 7(2), 105–111. https://doi.org/10.15408/tazkiya.v7i2.13462
Umar, M. (2015). Peranan Orang Tua Dalam Peningkatan Prestasi Belajar Anak. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1), 20. https://doi.org/10.22373/je.v1i1.315
Wesly, D. K., Sujoko, E., & Riniwati, R. (2021). Peran dan Kendala Orang Tua Dalam Pendampingan Pembelajaran Siswa Pendidikan Agama Kristen Dimasa Pandemi Covid-19. Didache: Journal of Christian Education, 2(2), 133–144. https://doi.org/10.46445/djce.v2i2.441
Wilkinson, B., & Boa, K. (2017). Talk Thru The Bible (Cet. Ke-1). Gandum Mas.
Yuliana, Y., Lusiana, F., Ramadhanyaty, D., Rahmawati, A., & Anwar, R. N. (2022). Penguatan Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2974–2984. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1572
Yusuf, I. A. (2022). Pendidikan Moderasi Beragama Dalam Keluarga. HASBUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 23–35. https://doi.org/10.70143/hasbuna.v1i1.32
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dody Kurniawan, Nisan Sasmita, Efi Nurwindayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


