Implementation of the Role of Peacemakers in Bridging Differences in Beliefs: A Christian Educator's Perspective
DOI:
https://doi.org/10.46445/djce.v6i1.936Keywords:
Peacemaker, Christian educators, religious plurality, interfaith dialogue, toleranceAbstract
Indonesia is a nation significantly rich in cultural, ethnic, and religious diversity. While this diversity is a source of strength, it also presents challenges in fostering social harmony. This study examines the implementation of the peacemaker concept in bridging differences in beliefs, based on Jesus' teachings in Matthew 5:9. Using a qualitative method with a literature review approach (library research), the research explores relevant websites, journals, and books to analyze the biblical meaning of "peacemakers" and how Christian educators can apply this principle in Indonesia’s religiously plural society. Findings indicate that being a peacemaker requires active engagement in fostering peace rather than merely living in passive harmony. Key implementation strategies include developing interfaith empathy, applying conflict mediation techniques rooted in Christian values, and adopting a collaborative approach to community service. This study concludes that Christian educators play a vital role as peacemakers, with a responsibility to bridge differences, facilitate interfaith dialogue, and promote tolerance and inclusivity within Indonesia’s diverse society.
References
Ardilla, M., Triani, I. C., Wahyuni, I. L., Pare, E. T., & Tappi, P. (2023). Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Bingkai Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(4), 629–643.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, K. (n.d.). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
BBC. (2023). Ketua RT jadi tersangka karena bubarkan ibadah gereja Lampung: ‘Berharap kelompok intoleran jera’. BBC News Indonesia.
Buan, Y. L., & Elena, huwae W. (2023). Peran Gereja dalam Membangun Kesejahteraan Masyarakat: Respons terhadap Disrupsi Sosial Masyarakat Kristen. YADA: Jurnal Teologi Biblika & Reformasi, 1(1), 1–18.
Darmawan, I. P. A., Tanhidy, J., & Doma, Y. (2024). Youth key persons ’ digital discipleship process during the pandemic and post-pandemic era. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 80(1), 1–8. https://doi.org/10.4102/hts.v80i1.9673
Dompas, A. A., Anthoni, J., & Elias, T. F. E. (2023). Mengembangkan Moderasi Beragama dikalangan Persekutuan Anggota Muda. Eirene, 8(2), 126–145.
Gilbert, M., Johnson, A. R., & Lewis, P. W. (2018). Missiological Research (M. Gilbert, A. R. Johnson, & P. W. Lewis (Eds.)). William Carey Publishing.
Intarti, E. R. (2018). Peranan Konseling Kristen dalam Pendampingan Pergumulan Mahasiswa (W. Saiwora & I. Hanafi (Eds.)). Duta Wacana University Press.
Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (Ribu Jiwa), 2022-2024. (n.d.). Badan Pusat Statistik.
Katryn, S., Permanasari, S., Yonathan, R., & Purba, R. (2021). Kekuatan Pengampunan: Pengaruh Ajaran Kristen Tentang Pengampunan Terhadap Resiliensi Personal. Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan, 11(1).
Labobar, K. (2024). DAMAI Model as a Prototype of Religious Moderation. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 8(1), 76–90. https://doi.org/10.46445/ejti.v8i1.738
Lukmono, I. B. (2021). Teladan Yesus Kristus Bagi Kepemimpinan Pembawa Damai Dalam Implementasi Resolusi Konflik di Kota Surakarta. Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat, 2(2), 82–98.
Lukmono, I. B., & Sudarmanto, G. (2020). Model Kepemimpinan Yesus Kristus Sebagai Pembawa Damai Bagi Resolusi Konflik di Kota Surakarta. Missio Ecclesiae, 9(2), 98–118. https://doi.org/10.52157/me.v9i2.126
Madiyono, M., & Haq, M. Z. (2023). Integritas Terbuka sebagai Pendekatan Baru Dialog Antariman dalam Penguatan Moderasi Beragama. Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.59029/int.v2i1.11
Mubarrak, H., & Kumala, I. D. (2020). Diskriminasi Terhadap Agama Minoritas: Studi Kasus Di Banda Aceh. Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah, 3(2), 42–60. https://doi.org/10.24815/s-jpu.v3i2.17553
Panggabean, V. Y., & Santo, J. C. (2023). Generasi Z yang Menjadi Pembawa Damai: Tinjauan Biblikal Matius 5:9. Miktab: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 3(1), 1–28.
Patandean, Y. E. (2018). Pengajaran Tuhan Yesus Mengenai Berbahagia Dalam Matius 5:3-12. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(2), 115–134. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i2.103
Prima, M. (2024). Pengertian Identitas Menurut Para Ahli: Menjelajahi Jati Diri dengan Santai. TambahPintar.Com.
Purba, E. (2022). Berbahagialah Orang Yang Membawa Damai(Matius 5:9). Jurnal Teologi Rabbi, 2(1), 62–77.
Santo, J. C. (2023). Sikap terhadap Kaum Liyan: Refleksi Teologis Penglihatan Rasul Petrus di Yope. Jurnal Teologi Berita Hidup, 6(1), 401–413. https://doi.org/10.38189/jtbh.v6i1.564
Santo, J. C. (2024). Nilai-Nilai Kemanusiaan Yang Melintas Batas Keagamaan Dalam Narasi Orang Samaria Yang Baik Hati. Manna Rafflesia, 11(1), 116–127. https://doi.org/10.38091/man_raf.v11i1.487
Suardana, I. M., Darmawan, I. P. A., & Runtukahu, R. O. (2023). Multicultural Christian Education in an Indonesian Church Context. Pharos Journal of Theology, 104(2). https://doi.org/10.46222/pharosjot.104.28
Sumiwi, A. R. E., Santo, J. C., & Thusiapratama, G. L. (2022). Pengampunan: Penerapan Prinsip-Prinsip Alkitabiah dari Ajaran Yesus dalam Membangun Hubungan dengan Tuhan dan Sesama. TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 14–26. https://doi.org/10.53674/teleios.v2i1.43
Sumiwi, A. R. E., Sembodo, J., & Santo, J. C. (2021). Kerukunan sosial internal dalam jemaat: Refleksi teologis 1 Korintus 1:10-13. KURIOS, 7(2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.339
Suratman, E., & Sugiono, S. (2023). Implementasi Ajaran Kasih Dalam Mewujudkan Sila Persatuan Indonesia Di Tengah-Tengah Kemajemukan. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 6(1), 17–35. https://doi.org/10.47457/phr.v6i1.302
Susanto, H., & Miraji, T. (2022). Misi Gereja Sebagai Pembawa Damai Dalam Konteks Indonesia Ditinjau Dari Lukas 12:51. LOGIA : Jurnal Teologi Pentakosta, 4(1).
Syarnubi, Fauzi, M., Anggara, B., Fahiroh, S., Mulya, A. N., Ramelia, D., Oktarima, Y., & Ulvya, I. (2023). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama. Internasional Education Conference, 112–117.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. (n.d.). Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi La'ia, Joseph Christ Santo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


