Nilai Budaya dari Ritual Perkawinan Massarak sebagai Materi Pendidikan Keluarga Kristen di Mamasa

Masdariani Sidu, Frans Paillin Rumbi

Abstract


Generally, Christian education focuses on biblical preaching and church tradition. This method is correct, but it doesn't close the way for other approaches. Christian education can use different strategies to teach the Christian faith. This research focuses on the massarak marriage ritual. The researcher wants to find the cultural values contained in it. The focus of this research is the Mamasa people who live in the Nosu District, Kabupaten Mamasa. Furthermore, the researcher wants to see it from the aspect of Christian education. The authors used qualitative methods to answer the research objectives, namely data collected from observations and interviews, then the data were presented descriptively. The results showed positive values in massarak rituals, namely respect, independence, love, and solidarity. These values can be used in Christian education, of course, in dialogue with the Christian faith.

 

Abstrak

Umumnya pendidikan Kristen fokus pada pemberitaan alkitabiah dan tradisi gereja. Cara ini benar, tetapi bukan berarti menutup jalan atau akhir bagi pendekatan lain. Pendidikan Kristen dapat menggunakan pendekatan lain untuk mengajarkan iman Kristen. Penelitian ini menyoroti ritual perkawinan massarak, peneliti ingin menemukan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Lokus penelitian ini ialah orang Mamasa yang tinggal di Kecamatan Nosu, Kab. Mamasa. Selanjutnya peneliti hendak melihatnya dari aspek pendidikan Kristen. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menjawab tujuan penelitian, di mana data dikumpulkan dari hasil observasi dan wawancara, selanjutnya data disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan nilai-nilai positif dalam ritual massarak yakni penghormatan, kemandirian, kasih dan solidaritas. Nilai-nilai tersebut dapat digunakan dalam pendidikan Kristen, tentu saja dalam dialog dengan iman Kristen.


Keywords


Christian education, cultural studies, massarak, Mamasa, wedding

Full Text:

PDF

References


Andarias. (2019). Wawancara oleh Penulis.

Andarias. (2021). Wawancara oleh Penulis.

Antone, H. S. (2010). Pendidikan Kristiani Kontekstual: Mempertimbangkan Realitas Kemajemukan Dalam Pendidikan Agama. BPK Gunung Mulia.

Aziz, S. (2017). Tradisi Pernikahan Adat Jawa Keraton Membentuk Keluarga Sakinah. Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam, 15(1), 22–41.

Buijs, K. (2009). Kuasa Berkat Dari Belantara dan Langit: Struktur dan Transformasi Agama orang Toraja di Mamasa Sulawesi Barat. Inninawa.

Groome, T. H. (2011). Christian Religious Education. BPK Gunung Mulia.

Huberman, A. M., & Miles, M. B. (2009). Manajemen Data dan Metode Analisis. In Norman K.Denzin dan Yvonna S. Lincoln (Ed.), Handbook Of Qualitative Research (pp. 591–612). Pustaka Pelajar.

Karnawati, K., & Widodo, P. (2019). Landasan Filsafat Antropologi-Teologis Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Kristen. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 82–89. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/127

Kobong, T. (2008). Injil dan Tongkonan: Inkarnasi, Kontekstualisasi, Transformasi. BPK Gunung Mulia.

Kumba, P. (2019). Wawancara oleh Penulis.

Lauterboom, M. (2019). Dekolonialisasi Pendidikan Agama Kristen di Indonesia. Indonesian Journal of Theology, 7(1), 88–110.

Menamparampil, T. (2011). Nilai-nilai Asia Bagi Bangsa Manusia. In P. B. Kleden & R. Mirsel (Eds.), Menrobos Batas Merobohkan Prasangka Jilid 1. Ledalero.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosda Karya.

Pampang, D. (2013). Tatanan Kebiasaan Adat Pitu Ulunna Salu Kondosapata Uai Sapalelean. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Pangloli, R. (2021). Wawancara Oleh Penulis.

Patty, F. N., Wenno, V. K., & Toisuta, F. A. (2020). Keluarga dan Pendidikan Karakter: Menggali Implikasi Nilai-nilai Hausetafel dalam Efesus 6:1-9. KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen), 6(2), 202. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.155

Pazmino, R. W. (2013). Fondasi Pendidikan Kristen (D. Pranolo & Yanti (eds.)). BPK Gunung Mulia.

Ramdani, E. (2018). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1–10.

Rumbi, F. P. (2020). Analisis Teologis Makna Ossoran dalam Pendidikan Keluarga. In B. J. Pakpahan (Ed.), Teologi Kontekstual dan Kearifan Lokal Toraja (pp. 125–141). BPK Gunung Mulia.

Salenusa, B. J. M. (2017). Perdamaian dalam Bingkai Pendidikan Multikultural Berbasis Karakter Hidop Orang Basudara di Kota Ambon. In Y. B. Setiawan, N. Souisa, S. Gasperz, & R. Lesawengan (Eds.), Perdamaian dan Keadilan (pp. 159–176). BPK Gunung Mulia.

Sandarupa, S., Petrus, S., & Sitoto, S. (2016). Kambunni’: Kebudayaan Tallu Lolona Toraja (N. J. Saleh & E. B. M (eds.)). De La Macca.

Sanderan, R. (2020). Heuristika dalam Pendidikan Karakter Manusia Toraja Tradisional. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(2), 306–327. https://doi.org/10.34307/b.v3i2.213

Setiadi, E. M., Hakam, K. A., & Effendi, R. (2017). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (3rd ed.). Kencana.

Seymour, J. L. (2016). Pendekatan-pendekatan Kristiani. In J. L. Seymour (Ed.), Memetakan Pendidikan Kristiani: Pendekatan-pendekatan Menuju Pembelajaran Jemaat (pp. 1–20). BPK Gunung Mulia.

Sidjabat, Binsen S. (2019). Meretas Polarisasi Pendidikan Kristiani: Sebuah Pengantar tentang Arah Pendidikan Kristiani di Gereja, Akademia, dan Ruang Publik. Indonesian Journal of Theology, 7(1), 7–24.

Sidjabat, Binsen Samuel. (2019). Kerangka Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Berbasis Karakter di Perguruan Tinggi. Jurnal Jaffray, 17(1), 73–90. https://doi.org/10.25278/jj71.v17i1.314

Sombo, G. (2019). Wawancara Oleh Penulis.

Stanislaus, S. (2017). Perkawinan Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama. Logos, Jurnal Filsafat-Teologi, 14(2), 17–51.

Stepanus, Lattu, I. Y. M., & Tampake, T. (2019). Ritual, Ruang Bersama, dan Rekonsiliasi Masyarakat Lokal di Mamasa, Sulawesi Barat. Religio:Jurnal Studi Agama-Agama, 9(2), 170–196.

Susanta, Y. K. (2020). Menuju Pendidikan Kristiani yang Bersahabat di Tengah Heterogenitas Agama. Jurnal Teologi “Cultivation,” 4(2), 56–79.

Tanduklangi, R. (2020). Analisis Tentang Tujuan Pendidikan Agama Kristen (PAK) Dalam Matius 28:19-20. PEADA’ : Jurnal Pendidikan Kristen, 1(1), 47–58. https://doi.org/10.34307/peada.v1i1.14

Toding, T. (2019). Wawancara Oleh Penulis.

Yustianto, Bahri, S., & Juharni. (2020). Perkawinan Adat Mamasa Studi Administrasi Kependudukan di Luar Nikah (Perda Kabupaten Mamasa Nomor 5 Tahun 2017). Jurnal Paradigma Adminsitrasi Negara, 3(1), 17–26.

Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Penelitian Gabungan. Kencana.




DOI: https://doi.org/10.46445/djce.v2i1.383

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Masdariani Sidu, Frans Paillin Rumbi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING

Didache: Journal of Christian Education has been registered on: