Editorial: Seminar Nasional Pendidikan Kristen dan Teologi, "Youth Spirituality in the Digital Age", 23 Mei 2025

Authors

  • I Putu Ayub Darmawan Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

DOI:

https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.964

Abstract

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah memimpin dan menyertai terselenggaranya Seminar Nasional dengan tema "Youth Spirituality in the Digital Age" pada tanggal 23 Mei 2025. Seminar ini merupakan respons teologis dan edukatif terhadap realitas kehidupan generasi muda masa kini yang hidup dan bertumbuh dalam konteks era digital yang kompleks, cepat berubah, dan penuh tantangan spiritual.

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah membentuk cara generasi muda berpikir, berinteraksi, dan membangun identitas. Di satu sisi, dunia digital membuka peluang besar bagi pelayanan dan pertumbuhan rohani; namun di sisi lain, juga membawa ancaman terhadap kedalaman spiritualitas, relasi personal dengan Tuhan, dan kehidupan bergereja. Dalam konteks inilah, penting bagi gereja, lembaga pendidikan teologi, dan para pelayan Tuhan untuk merefleksikan kembali strategi pembinaan iman generasi muda.

Seminar ini menghadirkan Dr. Herwinesastra dari Sekolah Tinggi Teologi Pontianak sebagai pembicara utama yang memberikan landasan teologis sekaligus wawasan praktis mengenai dinamika spiritualitas kaum muda di era digital. Paparan beliau menjadi dasar yang kuat bagi diskusi-diskusi lanjutan dalam forum ini.

Prosiding ini memuat artikel-artikel yang dipresentasikan oleh para pemakalah dari berbagai sekolah tinggi teologi, yaitu: Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong, Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Sintang, dan Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran.

Para penulis menyumbangkan kajian mendalam terkait:

  1. Peran gereja dalam membimbing generasi digital. Topik ini penting sebab gereja perlu membimbing generasi muda terutama Generasi Z menghadapi kehidupan yang komplek di era digital (Darmawan et al., 2021; Hendrawan et al., 2023; Sastrohartoyo et al., 2021). Mengacu pada penelitian Sianipar et al. (2022) fungsi didaskalia gereja sangat vital dalam membangun pondasi ketahanan generasi muda Kristen di era digital yang penuh tantangan ideologi transnasional radikal.
  2. Strategi pendidikan Kristen yang relevan untuk membangun kedewasaan iman remaja. Perkembangan teknologi menuntuk perlunya strategi pendidikan Kristen yang relevan dengan kehidupan remaja dan pemuda (Darmawan et al., 2024; Nainupu & Darmawan, 2021). Sianturi et al. (2023) menekankan perlunya strategi yang relevan untuk membimbing remaja agar dewasa secara iman dan moral.
  3. Potensi media digital sebagai sarana penginjilan dan pembinaan. Diana et al. (2023) mengkaji potensi media digital sebagai sarana pembinaan iman Kristen. Peluang ini perlu dikaji secara mendalam. Kemudian terdapat kebutuhan guru Pendidikan Agama Kristen mengadopsi transformasi pembelajaran digital yang kontekstual agar dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana membangun kedewasaan iman dan memperkuat komunitas gereja (Darti et al., 2023; Serdianus et al., 2025). Media digital juga berpotensi membawa dampak negatif seperti hoax dan penipuan, tetapi dengan pendidikan agama Kristen yang tepat, media digital dapat dimanfaatkan positif sebagai sarana pembinaan dan penginjilan dalam konteks menjaga nilai-nilai Kristiani (Pandie, 2022).
  4. Tantangan etika dan krisis identitas yang dihadapi kaum muda Kristen saat ini. Berbagai penelitian menyoroti bahwa remaja Kristen menghadapi krisis identitas akibat tekanan sosial dan media digital, di mana standar sosial dan gaya hidup yang ditampilkan media seringkali menimbulkan kebingungan identitas diri dan moralitas. Pendidikan Agama Kristen berperan penting untuk membentuk self-concept dan karakter Kristen yang kuat agar mampu menghadapi tantangan ini (Andrian, 2024).

Kami percaya bahwa artikel yang diterbitkan dalam prosiding ini bukan hanya menjadi bahan bacaan akademik, tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi praktisi pelayanan generasi muda, pendidik, pemimpin gereja, dan semua yang rindu melihat kebangkitan spiritual kaum muda di tengah gelombang zaman.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemakalah, tim reviewer, panitia seminar, serta institusi penyelenggara yang telah mendukung penuh terselenggaranya seminar ini dan proses penerbitan prosiding. Kiranya Tuhan memakai hasil kerja ini untuk memperkuat tubuh Kristus, khususnya dalam menjangkau dan membina generasi digital agar hidup dalam terang kebenaran-Nya.

 

Author Biography

I Putu Ayub Darmawan, Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

 

 

References

Andrian, T. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Nilai Moral Remaja Masa Kini. Inculco Journal of Christian Education, 4(1), 107–122. https://doi.org/10.59404/ijce.v4i1.188

Darmawan, I. P. A., Giawa, N., Katarina, K., & Budiman, S. (2021). COVID-19 Impact on Church Society Ministry. International Journal of Humanities and Innovation (IJHI), 4(3), 93–98. https://doi.org/10.33750/ijhi.v4i3.122

Darmawan, I. P. A., Tanhidy, J., & Doma, Y. (2024). Youth key persons ’ digital discipleship process during the pandemic and post-pandemic era. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 80(1), 1–8. https://doi.org/10.4102/hts.v80i1.9673

Darti, D., Rantung, D. A., Naibaho, L., & Boiliu, N. I. (2023). Pembelajaran Transformatif Pendidikan Agama Kristen di Era Teknologi Digital. Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(2), 133–146. https://doi.org/10.33541/rfidei.v8i2.175

Diana, R., Saptorini, S., Darmawan, I. P. A., Objantoro, E., & Katarina. (2023). Digital Media Usage for Christian Discipleship in Technological Disruption Era. Proceedings of the International Conference on Theology, Humanities and Christian Education 2022 (ICONTHCE 2022), 216–223. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-160-9_24

Hendrawan, A. Y., Wenas, M. L., & Gunawan, G. (2023). Integration of Christ’s Love in Family Discipleship to Overcome Fear of Missing Out (FOMO) in Generation Z. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 7(2), 101–110. https://doi.org/10.46445/ejti.v7i2.443

Nainupu, A. M. Y., & Darmawan, I. P. A. (2021). Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Remaja Di Masa Pandemi Covid-19. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(2), 172–193. https://doi.org/10.47530/EDULEAD.V2I2.75

Pandie, R. D. Y. (2022). Literasi Digital Berbasis Pendidikan Kristiani sebagai Sarana Pembentukan Karakter Era Disrupsi Teknologi. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5995–6002. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2964

Sastrohartoyo, A. R., Abraham, R. A., Haans, J., & Chandra, T. (2021). The Priority of the Church’s Ministry during a Pandemic. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 5(2), 164–174. https://doi.org/10.46445/EJTI.V5I2.336

Serdianus, Rando, A. A., Parai’, N., & Rumono, B. G. (2025). The Role of Fieldwork Practice in Developing Professional Competence of Christian Religious Education Students. Didache: Journal of Christian Education, 6(1), 42–63. https://doi.org/10.46445/djce.v6i1.871

Sianipar, D., Sairwona, W., Hasugian, J. W., Zega, Y. K., & Ritonga, N. (2022). Pendidikan Kristen Antisipatif-Transformatif: Revitalisasi Fungsi Didaskalia untuk Ketahanan Pemuda Kristen di Era Transnasionalisme. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 761–781. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.743

Sianturi, H. D., Marampa, E. R., Simanjuntak, E., & Setiawan S.K, Y. (2023). Strategi Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Menghadapi Gaya Hidup Hedonisme di Kalangan Remaja Usia 15-18 Tahun. Jurnal Ap-Kain, 1(2), 56–67. https://doi.org/10.52879/jak.v1i2.93

Downloads

Published

2025-08-04

How to Cite

Darmawan, I. P. A. (2025). Editorial: Seminar Nasional Pendidikan Kristen dan Teologi, "Youth Spirituality in the Digital Age", 23 Mei 2025. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(1). https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.964

Conference Proceedings Volume

Section

Editorial