Mentor Sebagai Sahabat Rohani: Peran Dalam Pembentukan Karakter

Authors

  • Riniwati Riniwati Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

DOI:

https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1150

Keywords:

Mentor, sahabat rohani, pembentukan karakter

Abstract

Menjadi serupa dengan Kristus adalah kehendak Allah dalam Firman-Nya. Belum semua orang percaya dapat menunjukkan kehidupan yang sama seperti Kristus. Setiap orang percaya mengalami proses pertumbuah rohani yang berbeda-beda.  Ada yang memiliki pertumbuhan yang cepat dan ada yang lambat. Tetapi semua itu haruslah diperjuangkan. Orang Kristen juga mengalami kegagalan dalam mentaati Firman Tuhan. Mengalami sakit hati, kemarahan, kebencian, melakukan kebiasaan buruk dan sebagainya, yang intinya  tidak mengalami perubahan dalam karakternya. Pada saat menerima pertolongan dari orang lain, belum tentu mendapatkan pendampingan yang tepat. Sehingga orang tersebut tidak merasa ditolong, tetapi justru mendapatkan masalah baru.  Tujuan penelitian ini, peneliti memaparkan  peran mentor dalam mendampingi mentee untuk perubahan karakter, dengan pendekatan sebagai seorang sahabat.  Peran  mentor dalam pembetukan karakter adalah: memberikan pendampingan dan arahan yang benar menuntun kepada kebenaran sesuai dengan Firman Tuhan dan memberikan contoh teladan hidup yang baik, sehingga pendampingan menjadi lebih efektif. Seorang mentor juga harus memiliki sikap yang  baik yang perlu dikembangkan, yaitu: kasih dan penghargaan, lemah lembut, rendah hati, sabar, bersahabat dengan hangat, suka menolong, rela dan tulus, terbuka, rela berkorban dan memberi perhatian. Seorang mentor perlu menempatkan diri bahwa seorang mentor dan mentee memiliki derajat yang sama, yaitu sebagai manusia berdosa dan sama-sama mendapatkan kasih karunia dari Allah, yaitu pengampunan dosa. Oleh sebab itu, seorang mentor tidak berhak untuk menghakimi dan  merendahkan. Yesus memberikan teladan dalam pelayanannya bahwa Yesus mendekati orang berdosa, tidak menjauhi. Yesus menegur dengan kasih dan memberi pengharapan untuk pemulihan sehingga orang yang dilayani dapat terbentuk karakternya, mengalami perubahan dan dapat dipakai Tuhan untuk menjadi alat-Nya untuk melayani Tuhan.

 

Author Biography

Riniwati Riniwati, Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

Sinta ID: 6079615

S1 Teologi di STT Simpson, S2 Pendidikan Kristen di STT Baptis Indonesia Semarang. Saat ini studi doktoral di STFT Jaffray Makassar

 

References

Anderson, N. T. (2011). Discipleship counselling. Gandum Mas.

Carter, J. D., & Narramore, B. (1979). The integration of psychology and theology: An introduction. Zondervan.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Aprproaches. Sage Publication, Inc.

Damanik, R., & Yuli, P. (2024a). Peranan Pendidikan Kristen Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda Di Era Digital. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 4(2), 97–111. https://doi.org/10.53547/rdj.v4i2.583

Damanik, R., & Yuli, P. (2024b). Peranan Pendidikan Kristen Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda Di Era Digital. REAL DIDACHE : Journal of Christian Education, 4(2), 97–111. https://doi.org/10.53547/rdj.v4i2.583

Darmawan, I. P. A., & Purnamawati, Y. (2023). Concept of Imago Dei, and Implication for Christian Education. Abraka Journal Of Religion and Philosophy, 3(2), 385–417. http://abrakajournal.com/index.php/ajrp/article/view/52

Gulo, Y., Lidya S, D., Wenda, Y., & Kristian Zega, Y. (2022). Pengaruh Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Siswa. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 2(2), 113–122. https://doi.org/10.53547/rdj.v2i2.169

Gultom, M., Katini, & Febe. (2025). Landasan Doktrinal: Kecerdasan Emosional dan Spritual Peserta Didik Masa Kini. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 5(1), 60–80. https://doi.org/10.53547/ha4a6w90

Halawa, C., Hestiningrum, P. N., & Iswahyudi, I. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Sekolah. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(2), 133–145. https://doi.org/10.55076/didache.v2i2.44

Harefa, D., Sihombing, S. L., & Telaumbanua, Y. (2025). Pembentukan Karakter Generasi Muda: Sinergi Pendidikan Kristen Dan Nilai-Nilai Tradisi Lompat Batu Nias. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.53547/f92jw156

Henry, M. (2009). Tafsiran Injil Lukas Pasal 13-24. Momentum.

Henry, M. (2010). Tafsiran Injil Yohanes (M. Henry (ed.)). Momentum Surabaya.

Indonesia, K. B. B. (2021). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online.

Katarina, K., & Darmawan, I. P. A. (2019). Implikasi Alkitab dalam Formasi Rohani pada Era Reformasi Gereja. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 3(2), 81–93. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v3i2.85

Nainupu, A. M. Y., & Darmawan, I. P. A. (2021). Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Remaja Di Masa Pandemi Covid-19. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(2), 172–193. https://doi.org/10.47530/EDULEAD.V2I2.75

Napitupulu, P. A. (2020). Signifikansi Mentor dalam Membangkitkan Pemimpin Jemaat. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 11(1), 1–15.

Parker, J. I. (2016). Ketika Yesus Bertanya. Yayasan Andy.

Pasaribu, S., Hasibuan, S., & Sijabat, P. M. (2025). Pendidikan Moral dan Agama sebagai Upaya Menummbuhkan Sikap Empati dan Kasih Sayang pada Anak Usia Dini di Sekolah. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 47–64. https://doi.org/10.53547/s69m5786

Prasetya, D. S. B., Siantanjani, Y., S, D. L., & Pasuang, D. (2024). Peningkatan Peran Ayah Dalam Pendidikan Spiritualitas Dan Partisipasi Pemuda Dalam Gereja Lokal Di Kampung Ormu Wari, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura, Papua. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 38–51. https://doi.org/10.53547/realcoster.v7i2.591

Purwono. (2008). Studi Kepustakaan. Jurnal Universitas Sanata Darma, 66–72.

Ronda, D. (2015). Pengantar Konseling Pastoral. Kalam Hidup.

Setiawan, D. E. (2019). Kelahiran Baru Di Dalam Kristus Sebagai Titik Awal Pendidikan Karakter Unggul. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(2), 154–161. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i2.135

Sidabutar, D. L., & Prasetya, D. S. B. (2024). Digital storytelling: Menstimulasi minat spiritualitas pada anak Generasi Alfa di era posdigital. KURIOS, 10(2), 529–536. https://doi.org/10.30995/kur.v10i2.1064

Sidjabat, B. S. (2019). Penguatan Guru PAK Untuk Pendidikan Karakter: Melihat Kontribusi Seri Selamat. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 30–48. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.121

Simatupang, R. L., & Arifianto, Y. A. (2025). Pengaruh Program Mentoring terhadap Pembentukan Karakter Tunas Remaja. Jurnal Salvation, 3(1), 70–88. https://doi.org/10.56175/salvation.v3i1.52

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta Bandung.

Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi Penelitian. Pustaka Baru Press.

Tu’u, T. (2007). Dasar-Dasar Konseling Pastoral. Andi.

Warren, R. (2002). The Purpose Driven Life. Zondervan.

Wiryasaputra, T. (2021). Konseling Pastoral di Era Milenial. Seven books & Asosiasi Konseor Indonesia.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Riniwati, R. (2025). Mentor Sebagai Sahabat Rohani: Peran Dalam Pembentukan Karakter. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(2), 40–55. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1150