Kekristenan Yang Relevan: Menjawab Tantangan Sosial-Budaya Secara Kontekstual
DOI:
https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1111Keywords:
Kekristenan kontekstual, pendidikan teologi sosial, ekoteologi, dialog lintas agama, media digital gereja, inklusi budaya, pelayanan generasi muda, tantangan sosial budayaAbstract
Penelitian ini membahas tentang Kekristenan yang relevan: menjawab tantangan sosial budaya secara kontekstual, mengingat setiap daerah tertentu memiliki perbedaan masing-masing, maka sangat penting melihat probelmatik yang terjadi sesuai dengan konteks yang dialami sehingga kehadiran Kekeristenan yang ada dapat menjadi solusi yang relevan dalam menjawab tantangan Sosial-Budaya. Makalah ini juga bertujuan guna membahas pentingnya agama Kristen dalam menghadapi tantangan sosial dan budaya saat ini dengan pendekatan yang menghargai perbedaan budaya. Gereja perlu menyesuaikan diri dengan tren globalisasi, kemajuan teknologi, dan perubahan demografi untuk merespons masalah sosial dan budaya secara efektif. Pendidikan teologi berperan penting dalam mempersiapkan pengikut untuk menghadapi tantangan, seperti ekonomi digital. Selain itu, ekoteologi meningkatkan kesadaran tentang krisis lingkungan dalam komunitas Kristen. Penggunaan media digital dalam pelayanan gereja dapat menjangkau generasi muda dan menciptakan komunitas spiritual yang kuat. Dialog lintas budaya dan antaragama juga sangat diperlukan untuk mendorong harmoni sosial dan mengatasi konflik.
References
Arifianto, Y. A., Saptorini, S., & Triposa, R. (2022). The Nature of Tolerance in the Frame of Christian Faith as a Contribution to Building the Unity of the Nation. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 6(1), 10–17. https://doi.org/10.46445/ejti.v6i1.434
Bergmann, S. (2007). Theology in its Spatial Turn: Space, Place and Built Environments Challenging and Changing the Images of God. Religion Compass, 1(3), 353–379. https://doi.org/10.1111/j.1749-8171.2007.00025.x
Bintang, V., Tangko, Y. T., Yanti, D., Padatu, J. G., & Palinggi, M. D. (2023). Misi Gereja Di Era Digital: Pemanfaatan Teknologi Untuk Menjangkau Generasi Baru. Jurnal Komunikasi, 1(3), 111–127. https://jkm.my.id/index.php/komunikasi/article/view/14
Buan, Y. L., & Elena, huwae W. (2023). Peran Gereja dalam Membangun Kesejahteraan Masyarakat: Respons terhadap Disrupsi Sosial Masyarakat Kristen. YADA: Jurnal Teologi Biblika & Reformasi, 1(1), 1–18.
Chan, C., & Lap‐Yan, K. (2000). Christian welfare ideologies: The basis of human welfare. Social Thought, 19(4), 53–73. https://doi.org/10.1080/15426432.2000.9960274
Darmawan, I. P. A., Tanhidy, J., & Doma, Y. (2024). Youth key persons ’ digital discipleship process during the pandemic and post-pandemic era. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 80(1), 1–8. https://doi.org/10.4102/hts.v80i1.9673
Diana, R. (2019). Peran Komunikator Kristen Dalam Strategi Pekabaran Injil Di Era Revolusi Industri 4.0. Integritas: Jurnal Teologi, 1(1), 66–73. https://doi.org/10.47628/ijt.v1i1.3
Diana, R., Saptorini, S., Darmawan, I. P. A., Objantoro, E., & Katarina. (2023). Digital Media Usage for Christian Discipleship in Technological Disruption Era. Proceedings of the International Conference on Theology, Humanities and Christian Education 2022 (ICONTHCE 2022), 216–223. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-160-9_24
Ekoliesanto, Y. B., Santoso, S. A., & Claudia, A. (2022). Correlation between Church Digital Ministry and Semarang Baptist Youth’s Spirituality. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 6(1), 18–25. https://doi.org/10.46445/ejti.v6i1.447
Emmanuel &, & Samuel. (2024). The Bible and Music in African Christianity. African Journal of Culture, History, Religion and Traditions, 7(1), 51–66. https://doi.org/10.52589/AJCHRT-8KKXGHXP
Financy, F., Nallanie, F., Nathanto, F., & Setijadi, N. N. (2024). Komunikasi Lintas Budaya dalam Menciptakan Perdamaian Antar Etnis di Indonesia. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 6(2), 78–88.
Fridah, K., Gitome, J., & Bwire, J. P. (2022). Use of social media for evangelisation: A case of full gospel churches of Kenya (FGCK) Meru, Kenya. Journal of Pastoral and Practical Theology (JPPT), 1(1). https://doi.org/10.51317/jppt.v1i1.268
Halawa, F., & Bambangan, M. (2024). Injil dan Tradisi Lokal: Kontekstualisasi Teologi dalam Perkembangan Gereja di Asia Timur. Nubuat: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 1(4), 137–148.
Harris, H., & Yancey, G. I. (2020). The Why and How of Congregational Discernment in LGBTQ+ Inclusion: Models in the Literature. Religions, 12(1), 14. https://doi.org/10.3390/rel12010014
Hendrawan, A. Y., Wenas, M. L., & Gunawan, G. (2023). Integration of Christ’s Love in Family Discipleship to Overcome Fear of Missing Out (FOMO) in Generation Z. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 7(2), 101–110. https://doi.org/10.46445/ejti.v7i2.443
Imbing, R., & Pandie, R. D. Y. (2023). Application of Shepherd Leadership to the Spiritual Growth of Christian Youth in the Digital Age. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 7(2), 177. https://doi.org/10.46445/ejti.v7i2.668
Indarta, Y., Ambiyar, A., Samala, A. D., & Watrianthos, R. (2022). Metaverse: Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan. Jurnal Basicedu, 6(3), 3351–3363. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2615
Karnawati, K., & Widodo, P. (2019). Landasan Filsafat Antropologi-Teologis Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Kristen. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 82–89. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.127
Kirkpatrick-Jung, A., & Riches, T. (2020). Towards East Asian Ecotheologies of Climate Crisis. Religions, 11(7), 341. https://doi.org/10.3390/rel11070341
Komura, Y. (2024). Rambu Solo dan Ekologi: Manfaat Studi Biblika Kontekstual dalam Membangun Spiritualitas Ekoteologi di Toraja. CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 203–217. https://doi.org/10.54592/jct.v3i2.154
Kurniawaty, E., Andi, A., Langi, L. R., Tanggulungan, A., & Sari, Y. T. (2024). Teologi Penciptaan dan Tanggung Jawab Lingkungan: Pendekatan Kristen terhadap Krisis Ekologis. HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial Dan Bisnis, 2(10), 1494–1505.
Labobar, K. (2024). DAMAI Model as a Prototype of Religious Moderation. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 8(1), 76–90. https://doi.org/10.46445/ejti.v8i1.738
Laia, S., Sory, P., & Tapilaha, S. R. (2024). Menjelajahi Fenomena Sosial Dalam Pendididkan Dan Teologi: Tantangan Dan Peluang. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 2(1), 177–187.
Legi, H., Widiono, G., & Payage, N. (2025). Pendidikan Kristen sebagai Respons Teologis terhadap Realitas Sosial. Megethos: Jurnal Teologi, Pendidikan Kristiani Dan Pastoral Konseling, 1(2), 81–93.
Mahanum, M. (2021). Tinjauan kepustakaan. ALACRITY: Journal of Education, 1–12.
Manawan, M. J., Nainggolan, B. D., & Hutagalung, S. (2022). Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Berbasis Multikulturalisme yang Reseptif dengan Kepercayaan Roh Nenek Moyang di Minahasa. Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 7(2), 208–221. https://doi.org/10.33541/rfidei.v7i2.140
Manik, S. (2025). Membangun Kesatuan Gereja di Tengah Keberagaman Budaya di Indonesia. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 3(1), 84–92.
Manuputty, C. Z. D., Hendrikus Dorebia, & Talizaro Tafonao. (2024). Mentorship Gereja dalam Membentuk Karakter Remaja yang Religius di Era Digitalisasi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 74–86. https://doi.org/10.62282/juilmu.v1i1.74-86
Mary, E., Udau, S., & Darmawan, I. P. A. (2022). Theological knowledge internalization in man and sin doctrine learning. International Journal of Humanities and Innovation (IJHI), 5(1), 1–7. https://doi.org/10.33750/ijhi.v5i1.130
Objantoro, E. (2018). Religious Pluralism And Christian Responses. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i1.94
Octavia, Y. (2025). Kontekstualisasi Pelayanan Pemuda Di Era Digital. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(1), 77–87. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1100
Panggarra, R., & Budiman, S. (2025). Revisiting the Creation Mandate ‘Be Fruitful and Multiply, Fill the Earth and Subdue It’ in Genesis 1:28 from an Ecotheological Perspective. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 9(1), 17–29. https://doi.org/10.46445/ejti.v9i1.865
Panjaitan, F. (2021). The Church’s Contextual Mission to Poverty Problems in Indonesia. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 5(2), 153–163. https://doi.org/10.46445/ejti.v5i2.376
Pariama, L. S., Patty, J. P., Sipakoly, S., & Litamahaputty, J. V. (2024). Christian Ethics Education as a Solution for the Problem of Online Gambling and Online Loans in Christian Societies. International Education Trend Issues, 2(2), 389–397. https://doi.org/10.56442/ieti.v2i2.914
Porter, S. L. (2008). Sanctification in a New Key: Relieving Evangelical Anxieties over Spiritual Formation. Journal of Spiritual Formation and Soul Care, 1(2), 129–148. https://doi.org/10.1177/193979090800100202
Ronda, D. (2019). Kepemimpinan Kristen Di Era Disrupsi Teknologi. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.125
Sagala, L. D. J. F. (2020). Tugas Pedagogis Gembala Dalam Menyiapkan Warga Gereja Menghadapi Perubahan Sosial. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(2), 167–174. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i2.253
Salurante, T., Silaen, R., Keluanan, Y., & Belo, Y. (2021). Tanggung Jawab Menjalankan Protokol Kesehatan Di Tengah Pandemi Covid-19 Ditinjau Dari Perspektif Etika Kristen. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 63–83. https://doi.org/10.35909/visiodei.v3i1.198
Sitompul, P. H., & Sunjaya, A. E. A. (2025). Pendidikan Agama Kristen dan Teologi Sosial: Membangun Kesadaran Sosial dan Keadilan di Kalangan orang percaya. Jurnal Teologi Pondok Daud, 8(1).
Soendari, T. (2012). Metode penelitian deskriptif. Bandung, UPI. Stuss, Magdalena & Herdan, Agnieszka, 17, 75.
Sulistiadi, A. (2025). Kontekstualisasi Musik Etnik Kontemporer Dalam Liturgi Gereja Karismatik Indonesia. Tehilla: Jurnal Seni Budaya Dan Musik Gereja, 1(01), 39–55.
Sumule, L. (2024). Melampaui Antropocentrism: Ekoteologi dan Etika Lingkungan dalam Dialog, Sebuah Pendekatan Interdisipliner Untuk Keberlanjutan dan Keadilan Ekologis. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 8(2), 166–178.
Sunarto, S. (2021). Ibadah Online dalam Perspektif Alkitab dan Relevansinya pada Masa serta Pasca Pandemi Covid-19. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(2), 181–203. https://doi.org/10.51828/TD.V10I2.39
Wengkau, I. S., Stefanus, T. A., & Dewi, E. Y. (2024). Pengaruh Teologi Ibadah Kontekstual dan Pemuridan terhadap Pertumbuhan Jemaat. Jurnal Filsafat Dan Teologi Katolik, 8(1), 1–11.
Wibowo, G., & Wiley, R. W. (2025). Integration of Torah and Ecotheology: Strengthening the Social Forestry System in Indonesia. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 9(2), 228–244. https://doi.org/10.46445/ejti.v9i2.881
Wiratanaya, G. N., & Kembuan, L. A. (2023). Studi Biblika Tentang Ekoteologi dan Kaitannya dengan Tradisi Perayaan Unduh-Unduh. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 4(1), 98–118. https://doi.org/10.55097/sabda.v4i1.83
Yirenkyi, K. (2000). The Role of Christian Churches in National Politics: Reflections from Laity and Clergy in Ghana. Sociology of Religion, 61(3), 325. https://doi.org/10.2307/3712582
Yohanes, J., Diana, R., & Andani, F. M. (2025). Dampak Konsumsi Konten Digital terhadap Kehidupan Rohani Pemuda Kristen. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(1), 27–38. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1067
Zandro, A. (2023). Peran Gereja Partikular Dalam Konteks Misi Evangelisasi Di Era Digital. Sapa: Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 8(1), 10–24.
Downloads
Published
How to Cite
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Rujali Rujali, Yabes Doma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.