Kontekstualisasi Pelayanan Pemuda Di Era Digital

Authors

  • Yeremiati Octavia Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Sintang, Kal-bar

DOI:

https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1100

Keywords:

pelayanan digital, generasi Z, kontekstualisasi, influencer Kristen

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi cara generasi muda berinteraksi, mengakses informasi, dan membentuk identitas spiritualnya. Gereja sebagai institusi keagamaan menghadapi tantangan sekaligus peluang untuk mentransformasi pelayanannya agar relevan dengan kultur digital generasi milenial dan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi iman yang efektif kepada kaum muda di era digital, dengan fokus pada pendekatan kontekstualisasi pesan, penyajian konten singkat dan visual, serta pemberdayaan influencer Kristen muda sebagai agen komunikasi iman. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi kualitatif, melalui penelaahan artikel ilmiah, konten media digital, serta program pelayanan gereja daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelayanan digital yang efektif harus memperhatikan karakteristik konsumsi media kaum muda yang cenderung singkat, visual, dan interaktif. Konten seperti video pendek, storytelling naratif, meme spiritual, hingga mikro khotbah terbukti lebih diterima dan memicu refleksi spiritual yang lebih dalam. Selain itu, platform yang digunakan harus selaras dengan preferensi media generasi muda seperti Instagram, TikTok, dan YouTube Shorts, disertai format interaktif yang menciptakan ruang dialog spiritual. Yang tak kalah penting, gereja perlu membina influencer Kristen muda yang dapat menyampaikan pesan iman secara otentik dalam ruang digital mereka sendiri, melalui pelatihan teologis dan komunikasi digital yang etis. Kesimpulannya, pelayanan digital bukan sekadar sarana distribusi informasi rohani, tetapi medium yang harus dirancang secara strategis dan kontekstual untuk menyentuh spiritualitas generasi muda. Pendekatan ini menuntut gereja untuk berpindah dari model pelayanan konvensional ke pola komunikasi iman yang real-time, partisipatif, dan relevan secara budaya serta psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pelayanan digital yang membumi, inklusif, dan berdampak secara spiritual dalam lanskap kehidupan generasi muda Indonesia saat ini.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Alfaridzi, G. R., Putri, E. M., & Sulistiasih, S. (2024). Sosial Media Effect terhadap Mental Health Adolescent di Tengah Transformasi Digital: Studi Komprehensif tentang Psikologis dan Risiko Terkait. Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(3), 202–222. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i3.491

Arifianto, Y. A., & Tiwa, J. F. (2024). Keberlanjutan Misiologi di Era Digital: Strategi Menjangkau Generasi Z di tengah Gelombang Revolusi Teknologi. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 8(2).

Banjarnahor, R., Barutu, S., & Damanik, D. (2025). Penerapan Teknologi Digital dalam Pembinaan Remaja Gereja di Era Modern. Berkat : Jurnal Pendidikan Agama Dan Katolik, 2(2), 45–57.

Bocala-Wiedemann, T. J. (2022). Social Media as a Tool for Evangelism Among Youth and Young Adults. Great Commission Research Journal, 14(1), 19–34.

Darmawan, I. P. A., Tanhidy, J., & Doma, Y. (2024). Youth key persons ’ digital discipleship process during the pandemic and post-pandemic era. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 80(1), 1–8. https://doi.org/10.4102/hts.v80i1.9673

Diana, R., Saptorini, S., Darmawan, I. P. A., Objantoro, E., & Katarina. (2023). Digital Media Usage for Christian Discipleship in Technological Disruption Era. Proceedings of the International Conference on Theology, Humanities and Christian Education 2022 (ICONTHCE 2022), 216–223. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-160-9_24

Ekoliesanto, Y. B., Santoso, S. A., & Claudia, A. (2022). Correlation between Church Digital Ministry and Semarang Baptist Youth’s Spirituality. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 6(1), 18–25. https://doi.org/10.46445/ejti.v6i1.447

Febrian, H. (2024). Visualizing Authority: Rise of the Religious Influencers on the Instagram. Sage Publications, 10(4). https://doi.org/https://doi.org/10.1177/20563051241286850

Gultom, J. M. P. (2023). Sinergisitas Gereja dan Influencer Rohani dalam Pemulihan Gambar Diri Native Digital. Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(2), 526–545. https://doi.org/10.38189/jtbh.v5i2.245

Hia, L. J. (2023). Strategi Pelayanan Misi Gereja di Era Digital dan Integrasi Terhadap Generasi Zillenial. Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 3(2), 187–198. https://doi.org/10.54170/dp.v3i2.187

Kesuma, F. I. M., & Kalifia, A. D. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Tingkat Anxiety Pada Remaja : Sebuah Analisis Dengan Rapidminer. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 171–181.

Kusni, M. (2024). Pemuridan Generasi Z di Era Digital: Peluang dan Tantangan. Thoronos: Jurnal Teologi Kristen, 1(2).

Nani, N., Sirait, H., & Rahayu, E. (2025). Strategi Gereja Dalam Membangun Pelayanan Kontekstual Bagi Generasi Z Di Era Digital. The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 11(1), 74–89. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i1.197

Nole, O. A. (2023). Gereja dengan Model Hibrida: Sebuah Pendekatan Eklesiologi di Era Pasca Pandemi COVID-19. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kerusso, 8(2), 84–91. https://doi.org/10.33856/kerusso.v8i2.305

Ostawa, O., Silitonga, A. R., & Marpay, B. (2023). Strategi Pelayanan Misi Kontekstual Terhadap Generasi Z Yang Percaya Dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Predica Verbum: Jurnal Teologi Dan Misi, 3(2), 109–121. https://doi.org/10.51591/predicaverbum.v3i2.70

Priwati, A. R., & Helmi, A. F. (2021). The manifestations of digital literacy in social media among Indonesian youth. HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 18(1), 14–23. https://doi.org/10.26555/humanitas.v18i1.17337

Simamora, Y. M. (2024). Manajemen Pelayanan Kaum Muda. Jurnal Teologi Vocatio Dei, 6(1), 54–68. https://doi.org/10.62926/jtvd.v6i1.67

Tansi, F. G., & Beriang, S. (2023). Minimnya Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Injil oleh Pemuda Kristen di Abad 21. Jurnal Kala Nea, 4(1), 37–50. https://doi.org/10.61295/kalanea.v4i1.111

Tobi, O. R., Bubu, Y., Salmon, R., & Sagala, L. D. J. (2024). Strategi dan Metode Mengajar Anak Remaja Milenial. Jurnal Kala Nea, 4(2), 121–139. https://doi.org/10.61295/kalanea.v4i2.131

Tomatala, Y. (2003). Teologi Misi, Suatu Dogmatika Tentang Misi, Penginjilan dan Pertumbuhan Gereja. YT Leadership Foundation.

Tonis, D. S., Kii, S. I., & Bambangan, M. (2024). Peran Gereja dalam Membangun Identitas Rohani Generasi Pemuda di Era Digital. Jurnal Pendidikan Agama Dan Teologi, 3(1), 10–20.

Winarko, H. B. (2023). Kecemasan Digital: Penggunaan Media Sosial dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Remaja Indonesia. 4(1), 12–19.

Wiryaningsih, A. S., & Marbun, P. (2025). Transformasi Pelayanan Gereja dalam Era Digital: Studi Kasus di GBI Gradasi Bekasi. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(1), 1057–1067.

Wiyono, S., Hanock, E. E., & Arwam, B. A. (2025). Strategi Misi Digital Berdasarkan Survei Penetrasi Internet 2024: Adaptasi Penggunaan Media Sosial Generasi Z. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 61–71. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i1.216

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Octavia, Y. (2025). Kontekstualisasi Pelayanan Pemuda Di Era Digital. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(1), 77–87. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1100

Conference Proceedings Volume

Section

Articles