Dampak Konsumsi Konten Digital terhadap Kehidupan Rohani Pemuda Kristen
DOI:
https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1067Keywords:
konten digital, kehidupan rohani, pemuda Kristen, SpiritualitasAbstract
Konsumsi konten digital telah secara signifikan mengubah lanskap spiritual bagi kaum muda Kristen, menghadirkan tantangan dan peluang untuk pengembangan iman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola konsumsi konten digital terhadap kehidupan spiritual pemuda Kristen di Indonesia. Dilakukan di beberapa daerah, antara lain Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Jawa Timur, dan Bali, penelitian ini melibatkan pemuda Kristen yang aktif menggunakan media digital, direkrut melalui gereja dan organisasi pemuda. Dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner online yang mengukur jenis, frekuensi, durasi, dan konteks konsumsi konten digital, dengan analisis tematik diterapkan pada tanggapan. Hasilnya mengungkapkan variasi yang cukup besar dalam penggunaan media digital harian, dengan sebagian besar responden mengalokasikan 1-2 jam per hari untuk konten keagamaan, terutama diakses melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Jenis konten yang paling populer termasuk musik Kristen, renungan singkat, dan khotbah online. Konsumsi konten keagamaan digital ditemukan secara positif mempengaruhi pemahaman alkitabiah, aktivitas ibadah, antusiasme penginjilan, dan welas asih terhadap orang lain, meskipun tingkat dampaknya bervariasi sesuai dengan motivasi individu dan intensitas konsumsi. Studi ini menyimpulkan bahwa konten digital, jika dikelola dengan bijak, dapat memperkaya kehidupan spiritual pemuda Kristen, berfungsi sebagai motivator dan sumber pengetahuan. Temuan ini menyoroti pentingnya literasi digital dan pemilihan konten yang disengaja untuk memaksimalkan dampak spiritual yang positif bagi pemuda Kristen.
References
Aspar, & Anshar, M. (2024). Transformasi Radio Digital: Tinjauan Teknologi, Konten dan Perilaku Khalayak. MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 9(2), 171–180. https://doi.org/10.30631/mauizoh.v9i2.118
Campbell, H. A., & Evolvi, G. (2020). Contextualizing current digital religion research on emerging technologies. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(1), 5–17. https://doi.org/10.1002/hbe2.149
Cheong, P. H. (2017). The vitality of new media and religion: Communicative perspectives, practices, and changing authority in spiritual organization. New Media & Society, 19(1), 25–33. https://doi.org/10.1177/1461444816649913
D’Andrea Winslow, L., & Schultz, W. J. (2018). The Solubility of Salt: A Divine Action Account. Theology and Science, 16(1), 107–125. https://doi.org/10.1080/14746700.2018.1416783
Dewi, S. S., Fajar B, M., Mahande, R. D., Syahrul, S., & Khaeruddin, F. (2024). Mengungkap Pengaruh Algoritma YouTube pada Anak: Bagaimana Sosialisasi di Yayasan Al-Bathin Membantu Orang Tua Mengendalikan Konten Digital. Jurnal Kemitraan Responsif Untuk Aksi Inovatif Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 53–57. https://doi.org/10.61220/kreativa.v2i1.20247
Hutchings, T. (2017). Design and the digital Bible: persuasive technology and religious reading. Journal of Contemporary Religion, 32(2), 205–219. https://doi.org/10.1080/13537903.2017.1298903
Kamagi, K. S. (2022). Peran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Remaja dalam Mencegah Perilaku Konsumerisme di Era Digital. Jurnal Shanan, 6(2), 201–220. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i2.4123
Linggi, M. T., Pake, E., Remme, E., Sualangi, N., & Padang, M. R. (2024). Mempromosikan Pertumbuhan Rohani melalui Renungan Online: Sebuah Studi dalam Pendidikan Kristen. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 4(5). https://doi.org/10.56393/intheos.v4i5.2034
Lytle, J. A. (2013). Faith Formation 4.0: Introducing an Ecology of Faith in a Digital Age. Morehouse Publishing.
Mangolo, D. (2021). Dampak Era Digital bagi pertumbuhan iman Kristen PPGT di Jemaat Pali. https://doi.org/10.31219/osf.io/a978j
O’Brien, C. M. (2022). Children and the Eucharist at the Council of Trent. Theological Studies, 83(3), 379–399. https://doi.org/10.1177/00405639221113461
Porter, J. (2022). For the Life of the World : Some Reflections. Theology Today, 78(4), 357–364. https://doi.org/10.1177/00405736211048797
Priyana, Y., & Yasin, M. (2023). Pengaruh Konsumsi Konten Digital pada Perkembangan Sosial Remaja: Analisis pada Pola Persahabatan, Keterampilan Komunikasi, dan Perilaku Kolaboratif di Komunitas Online di Jawa Barat. Jurnal Psikologi Dan Konseling West Science, 1(05), 239–249. https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i05.854
Robbins, V. K., Melion, W. S., & Jeal, R. R. (Eds.). (2017). The Art of Visual Exegesis. SBL Press. https://doi.org/10.2307/j.ctt1pk86wt
Simanjuntak, H., Nainggolan, I., Siregar, V. D., Jelita, E. P., Asmanto, Zega, M. M., Waruwu, J. H., Simatupang, F., Siregar, R. I., Panggabean, R. W., Silaban, W., Sianipar, D. B., & Sijabat, I. M. (2023). Literasi Pergaulan Remaja Dalam Membina Kerohanian Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Di SMP Teologi Kristen Yobel Batam. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(4), 700–710. https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i4.2249
Wagner, T. (2020). Charisma, Authority, and Innovation in Scientology’s “Golden Age” Narrative. Journal of Religion and Popular Culture, 32(1), 15–28.
Wijoyo, H. S. H., Mustofa, M., & Noor, F. (2023). Optimalisasi Ketrampilan Digital Content Creator Pemuda Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 2077–2086. https://doi.org/10.31949/jb.v4i3.5919
Downloads
Published
How to Cite
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Juarita Yohanes, Ruat Diana, Franciska Meri Andani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.